KEBUMEN – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan sebidang kereta api JPL 540 di wilayah Stasiun Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jumat (19/6) malam. Sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga orang tertemper Kereta Api (KA) Taksaka relasi Yogyakarta–Gambir hingga menyebabkan ketiga pengendara meninggal dunia.
Peristiwa nahas itu terjadi pada pukul 22.08 WIB. Berdasarkan keterangan dari kepolisian dan saksi di lokasi, ketiga korban diduga nekat menerobos perlintasan meskipun palang pintu sudah tertutup dan tanda peringatan telah aktif.
“Ketiga korban meninggal di tempat kejadian dan telah dievakuasi ke RSUD dr. Soedirman Kebumen,” ujar salah satu petugas di lokasi.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto menyampaikan rasa prihatin dan duka cita yang mendalam atas kejadian tersebut.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dan mematuhi rambu-rambu keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang.
“Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau pengendara untuk sabar, tidak terburu-buru, dan selalu waspada. Kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak karena membutuhkan jarak pengereman yang panjang,” tegas As’ad dalam keterangan resminya, Sabtu (20/6).
As’ad menambahkan, meskipun terjadi insiden, tidak ada kru maupun penumpang KA Taksaka yang mengalami cedera. Operasional perjalanan kereta api juga tetap berjalan normal dan tidak mengalami keterlambatan signifikan akibat kejadian ini.
“KAI mengingatkan kembali bahwa kereta api adalah prioritas utama di perlintasan sebidang. Jangan ambil risiko dengan menerobos demi keselamatan bersama,” tutup As’ad.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








