INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Kasus Kekerasan Pengamen Obor di Purwokerto Selesai Lewat Restorative Justice

Kasus Kekerasan Pengamen Obor di Purwokerto Selesai Lewat Restorative Justice

Suasana mediasi antara pelaku dan korban di Polsek Purwokerto Selatan yang berujung pada kesepakatan damai. (istimewa)

Kamis, 19 Maret 2026

HUKUM– Kasus kekerasan jalanan yang melibatkan seorang pengamen dengan atraksi obor di Simpang Empat Situmpur, Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, berakhir melalui mekanisme restorative justice. Pelaku dan korban mencapai kesepakatan damai pada Kamis (19/3/2026) malam.

Viral di Media Sosial

Insiden ini sempat viral setelah video pemukulan terhadap pengguna jalan beredar luas. Rekaman menunjukkan pelaku melakukan kekerasan usai cekcok dengan korban di tengah arus lalu lintas.

Penindakan Cepat Satpol PP

Kepala Satpol PP Banyumas, Krisianto, menjelaskan peristiwa terjadi Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Menindaklanjuti video viral, tim segera diturunkan untuk mengamankan pelaku.
“Begitu menerima informasi, kami langsung memerintahkan tim untuk melakukan penangkapan,” ujarnya.

Kurang dari 24 jam, pelaku dibawa ke Markas Satpol PP. Dalam pemeriksaan, ia mengaku melakukan aksi dalam kondisi mabuk saat mengamen menggunakan obor.

Kronologi

Pelaku meminta uang kepada pengendara, namun ketika tidak diberi, ia tersulut emosi hingga terjadi adu mulut dan pemukulan. “Pelaku mengakui berada di bawah pengaruh alkohol,” kata Krisianto.

Penyelesaian Damai

Kasus sempat ditangani Polsek Purwokerto Selatan. Namun setelah mediasi, perkara diselesaikan dengan pendekatan restorative justice. Pelaku bersedia mengganti kerusakan kendaraan korban dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Penyelesaian ini sekaligus menutup proses hukum formal. Aparat mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan kejadian serupa agar tidak berkembang menjadi kekerasan di jalanan. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Penentuan Awal Ramadan dan Syawal Makin Seragam, Ini Kriteria Terbaru MABIMS

Selanjutnya

Shalat Id di Baturraden: Gema Takbir dan Spirit Islam Berkemajuan

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Plt Bupati Cilacap Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Pemerasan Bupati Nonaktif

Selasa, 5 Mei 2026

Pemkab Banyumas Akan Dirikan BLK Khusus, Bidik Peluang Kerja ke Jerman dan Eropa

Pemkab Banyumas Akan Dirikan BLK Khusus, Bidik Peluang Kerja ke Jerman dan Eropa

Selasa, 5 Mei 2026

Merdeka Sebagian : ‘Tiga Tapol Banyumas’  Bebas, Satu Perkara Masih Menggantung

Merdeka Sebagian : ‘Tiga Tapol Banyumas’ Bebas, Satu Perkara Masih Menggantung

Selasa, 5 Mei 2026

Selanjutnya
Shalat Id di Baturraden: Gema Takbir dan Spirit Islam Berkemajuan

Shalat Id di Baturraden: Gema Takbir dan Spirit Islam Berkemajuan

Kodim 0701/Banyumas Siagakan Puluhan Personel di Enam Titik Rawan Macet

Kodim 0701/Banyumas Siagakan Puluhan Personel di Enam Titik Rawan Macet

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com