PURWOKERTO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan bahwa Jembatan BH 1109 di jalur Prupuk–Linggapura dalam kondisi aman untuk dilalui perjalanan kereta api. Kepastian ini disampaikan setelah Direktur Keselamatan dan Keamanan KAI, Dadan Rudiansyah, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penguatan jembatan pada Kamis (16/4).
Dalam kunjungan tersebut, Dadan didampingi Vice President KAI Daop 5 Purwokerto, Rangga Putra Maulana, beserta jajaran. Manajemen KAI menekankan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap operasional kereta api.
“Kami memastikan seluruh proses penguatan berjalan sesuai standar dan kondisi jembatan tetap aman dilalui kereta api,” ujar Rangga.
Penguatan jembatan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk pemasangan sheet pile di area pilar untuk menjaga kestabilan struktur. Langkah ini penting dalam menghadapi potensi peningkatan debit air maupun curah hujan tinggi.
Rangga menambahkan bahwa jembatan tersebut kini berada dalam pengawasan ketat dengan pemantauan berkala. “Seluruh jembatan di wilayah Daop 5 Purwokerto berada dalam pengawasan berlapis, termasuk menghadapi potensi cuaca ekstrem. Pemeriksaan rutin dan langkah mitigasi kami lakukan agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” jelasnya.
KAI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur demi keselamatan perjalanan kereta api. Dengan berbagai upaya penguatan, masyarakat diharapkan dapat menggunakan layanan kereta api dengan rasa aman dan nyaman.
Selain meninjau jembatan, Direktur Keselamatan dan Keamanan KAI juga melakukan pengecekan di Stasiun Bumiayu guna memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal. (Angga Saputra)








