PURWOKERTO– Suasana ceria dan penuh antusiasme mewarnai Stasiun Purwokerto pada Sabtu (11/7/2026) pagi. Tiga anak yang tergabung dalam komunitas penggemar kereta api cilik (railfans) mendapatkan pengalaman istimewa dengan menyandang peran sebagai “pegawai KAI sehari”.
Mereka adalah Radiant Medica (12 tahun), Annajma Nadhifa Zahratu (12 tahun), dan Altha Fariz Fadil (7 tahun). Ketiganya merupakan pemenang dalam lomba Rail Academy yang diselenggarakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto. Sebagai bentuk apresiasi, mereka menerima sertifikat dan voucher tiket kereta api eksekutif sebelum memulai petualangan edukatif tersebut.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk memberikan edukasi publik yang menarik, khususnya bagi anak-anak sejak usia dini.
“Kereta api bukan hanya tentang perjalanan, tetapi juga tentang kolaborasi banyak profesi yang bertanggung jawab memastikan keselamatan dan kenyamanan. Melalui Rail Academy, kami ingin menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap dunia perkeretaapian,” ujar As’ad.
Mengenal Layanan dari Dekat
Sepanjang kegiatan, para peserta diajak menyusuri berbagai sudut stasiun. Mereka mengunjungi loket tiket dan Customer Service untuk mempelajari proses pembelian tiket serta ragam layanan informasi bagi pelanggan.
Pengalaman makin modern ketika mereka mencoba langsung fasilitas Face Recognition Boarding Gate. Teknologi pemindaian wajah buatan KAI ini memungkinkan proses naik kereta menjadi lebih praktis, cepat, dan nyaman tanpa perlu menunjukkan dokumen fisik.
Di Balik Layar Perjalanan Kereta Api
Tak hanya layanan pelanggan, para railfans cilik ini juga diajak melihat “belakang panggung” operasional kereta api. Mereka mengunjungi Pos Kesehatan, ruang Pengawas Peron, area Pintu Barat Stasiun, hingga Depo Sarana. Di tempat-tempat tersebut, mereka mendapat penjelasan tentang kesiapan sarana, tugas petugas operasional, dan berbagai proses teknis yang memastikan perjalanan kereta api aman dan tepat waktu.
“Dari rasa ingin tahu yang sederhana, semoga tumbuh semangat untuk terus belajar dan memahami pentingnya keselamatan transportasi publik,” tambah As’ad.
KAI Daop 5 Purwokerto berharap program Rail Academy dapat menjadi jembatan antara perusahaan dan masyarakat. Selain memberikan pengalaman baru, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan transformasi digital pelayanan KAI yang terus berkembang.
“Kami akan terus menghadirkan program-program edukatif yang mendekatkan perusahaan dengan masyarakat,” pungkas As’ad.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra






