INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

HIPMI Kritik Seleksi Business Assistant Koperasi Merah Putih: Program Strategis Terancam Meleset

HIPMI Kritik Seleksi Business Assistant Koperasi Merah Putih: Program Strategis Terancam Meleset

Pengurus HIPMI Pusat, Brili Agung, menyampaikan kritik terhadap pelaksanaan program Business Assistant (BA) dalam inisiatif Koperasi Merah Putih (KMP) yang digagas oleh Kementerian Koperasi. (istimewa).

Senin, 13 Oktober 2025

JAKARTA– Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pusat menyampaikan kritik terhadap pelaksanaan program Business Assistant (BA) dalam inisiatif Koperasi Merah Putih (KMP) yang digagas oleh Kementerian Koperasi. Melalui pernyataan resmi dari Pengurus Pusat HIPMI, Brili Agung, organisasi ini menilai bahwa proses rekrutmen BA tidak tepat sasaran dan berpotensi menghambat efektivitas program.

Menurut Brili, meskipun Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, pemilihan Business Assistant dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan lapangan.

“Sebagian besar BA yang terpilih tidak memiliki rekam jejak sebagai pelaku usaha yang sukses dan berpengalaman,” ujarnya.

Brili menekankan bahwa peran Business Assistant seharusnya menjadi problem solver yang mampu memberikan solusi konkret atas tantangan yang dihadapi koperasi. Namun, ia menilai pendampingan yang diberikan cenderung administratif dan kurang berdampak pada pengembangan usaha.

Selain itu, HIPMI juga menyoroti proses rekrutmen yang dinilai eksklusif dan minim keterlibatan praktisi. Tidak adanya kolaborasi aktif dengan asosiasi pengusaha seperti HIPMI disebut sebagai penyebab rendahnya kualitas BA yang terpilih.

“Program ini strategis dan memiliki multiplier effect yang luas, namun jika diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya,” tegas Brili.

Usulan Perbaikan dari HIPMI

Untuk memastikan program KMP berjalan optimal, HIPMI mengajukan dua solusi konkret:

– Pelibatan Asosiasi Pengusaha sebagai Mentor Ahli

HIPMI mendorong Kementerian Koperasi untuk melibatkan asosiasi pengusaha sebagai tim mentor yang dapat memberikan pelatihan dan pendampingan lanjutan bagi para BA.

– Tes Lanjutan dan Verifikasi Kompetensi

HIPMI juga mengusulkan agar dilakukan tes lanjutan untuk memverifikasi kemampuan dan pengalaman para BA dalam menyelesaikan kasus nyata di dunia usaha.

HIPMI menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam menyukseskan program Koperasi Merah Putih, namun mendesak agar evaluasi terhadap proses seleksi BA segera dilakukan demi menjamin kualitas pendampingan yang diterima koperasi. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Banyumas Bentuk Paguyuban

Selanjutnya

Ibu Rumah Tangga di Banyumas Laporkan Suami atas Dugaan KDRT

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Basarnas Cilacap Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kramacenil

Basarnas Cilacap Lakukan Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Kramacenil

Jumat, 5 Juni 2026

Deadline 25 Juni 2026! KPU Banyumas Minta Parpol Segera Update Data di SIPOL

Deadline 25 Juni 2026! KPU Banyumas Minta Parpol Segera Update Data di SIPOL

Jumat, 5 Juni 2026

Kemenhaj Pastikan Kepulangan Jemaah Haji Lancar & Distribusi Daging Dam Tepat Sasaran

Kemenhaj Pastikan Kepulangan Jemaah Haji Lancar & Distribusi Daging Dam Tepat Sasaran

Kamis, 4 Juni 2026

Selanjutnya
Ibu Rumah Tangga di Banyumas Laporkan Suami atas Dugaan KDRT

Ibu Rumah Tangga di Banyumas Laporkan Suami atas Dugaan KDRT

PHK Tanpa Pesangon: Tiga Eks Karyawan Tuntut Rp 300 Juta ke Perusahaan Transportasi

PHK Tanpa Pesangon: Tiga Eks Karyawan Tuntut Rp 300 Juta ke Perusahaan Transportasi

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com