CILACAP – Seorang pria bernama Rosidi (57), warga Desa Cinangsi, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, ditemukan tewas di dalam sumur pada Senin (31/8/2026) malam. Korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak pagi hari.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian pada pukul 20.00 WIB, sekitar 10 menit setelah laporan resmi diterima. Tim membawa peralatan pendukung evakuasi seperti SCBA, HART, alat medis, dan alat komunikasi.
Kronologi Kejadian
Informasi kejadian diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap pada pukul 19.50 WIB dari Bambang, Kasi Trantib setempat. Berdasarkan laporan, keluarga dan kerabat korban telah melakukan pencarian sejak pagi hari karena Rosidi tidak terlihat dan tidak berpamitan.
“Keluarga dan kerabat sudah mencari sejak pagi karena korban tidak terlihat dan tidak berpamitan. Kemudian warga menemukan korban berada di dalam sumur,” ujar perwakilan tim SAR dalam keterangannya.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan Polsek setempat, lalu diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap untuk proses evakuasi.
Evakuasi Berlangsung Sekitar 55 Menit
Tim Rescue tiba di lokasi kejadian di Desa Cinangsi, Kecamatan Gandrungmangu, pada pukul 21.25 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan, melakukan asesmen kondisi, serta mempersiapkan peralatan evakuasi.
Proses evakuasi dimulai setelah seluruh persiapan rampung. Pada pukul 22.20 WIB, korban berhasil dievakuasi dari dalam sumur dalam kondisi meninggal dunia. Evakuasi berlangsung sekitar 55 menit sejak tim tiba di lokasi.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Dengan telah ditemukannya dan dievakuasinya korban, pada pukul 22.40 WIB dilaksanakan debriefing. Operasi SAR kemudian diusulkan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Dalam operasi evakuasi ini, turut terlibat unsur Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, BPBD Cilacap, Damkar Cilacap, Polsek Gandrungmangu, Koramil Gandrungmangu, SAR MTA, Banser, perangkat desa, serta keluarga dan warga masyarakat.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan sumur, khususnya di sekitar lingkungan tempat tinggal. Masyarakat diminta memastikan sumur dalam kondisi tertutup dan aman guna mencegah kejadian serupa terulang.
Pewarta : Yoga Cokro
Editor : Angga Saputra








