PURWOKERTO – Sebanyak 34 Pramuka Penegak mengikuti Gladi Tangguh Unit Bantu Pertolongan Pramuka (UBALOKA) Kwarcab Banyumas Angkatan XXV Tahun 2026. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Wahyu Adhi Fibrianto, membuka kegiatan itu pada Sabtu (31/10/2026) di Mako Brimob Kompi 2 Batalyon D Pelopor Purwokerto.
Ketua DKC Banyumas Kuat Prayuga menyebut Gladi Tangguh berlangsung enam hari, 31 Oktober hingga 5 November 2026. Lokasinya tersebar di tiga tempat: Mako Brimob Kompi 2 D Pelopor Purwokerto, Sanggar Bakti Pramuka, serta Curug Gomblang di Kecamatan Kedungbanteng.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan dan peningkatan kapasitas anggota UBALOKA, khususnya dalam membangun keterampilan, ketangguhan fisik dan mental, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi darurat,” kata Kuat, Minggu (1/11/2026).
Peserta akan menempa kedisiplinan, kerja sama tim, dan kemampuan teknis pertolongan, terutama untuk penanggulangan bencana dan operasi kemanusiaan. Gladi Tangguh juga membentuk karakter Pramuka Penegak agar bermental tangguh, peduli sosial, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Komandan Ubaloka Senda Junianto menyebut materi pelatihan mencakup Mountain Rescue, Water Rescue, Pertolongan Pertama, Survival, Navigasi Darat, E-Sar, dan long march. “Narasumber kita menghadirkan para profesional di bidangnya antara lain dari BRIMOB KOMPI 2 Batalyon D Pelopor, BASARNAS Cilacap, BPBD Kabupaten Banyumas, PMI Kabupaten Banyumas, ORARI Lokal Kabupaten Banyumas, POSSI Kabupaten Banyumas. Sedangkan Instruktur Lapangan adalah Brimob Kompi 2 Batalyon D Pelopor,” katanya.
Senda menambahkan, pemilihan beberapa lokasi latihan memberi peserta pengalaman dan tantangan beragam. “Melalui Gladi Tangguh Ubaloka Angkatan XXV ini, diharapkan lahir anggota UBALOKA Kwarcab Banyumas yang tangguh, terampil, sigap, dan memiliki jiwa kemanusiaan tinggi serta siap mengabdikan diri dalam kegiatan pertolongan dan penanggulangan bencana di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Pewarta: Alri Johan
Editor : Angga Saputra






