INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Empat Jembatan Ambrol Akibat Cuaca Ekstrem

Selasa, 27 April 2021

CILACAP – Empat jembatan di tiga kecamatan mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi sejak awal 2021 hingga April 2021. Ke empatnya diakibatkan intensitas hujan yang tinggi karena cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Tri Komara menjelaskan, pada tanggal 1 Januari 2021, di Desa Madusari Kecamatan Wanareja, pondasi sayap jembatan Sungai Ciguha Ambrol.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Sementara tangga 4 Februari 2021, intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan jembatan ambles di RT 01 RW 04 Desa Cilibang. Selang sebulan kemudian, 28 Maret 2021, Jembatan Cibiruang, Desa Brebeg Kecamatan Jeruklegi juga ambrol.

“Di Desa Brebeg ini akibat ambrolnya jembatan membuat akses Jalan Kabupaten Jeruklegi Kulon-Ujungmanik terputus,” kata Tri Komara.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Sementara di bulan April ini, akibat cuaca ekstrem di Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja membuat sayap jembatan ambrol atau rusak dan akses jalan Tambaksari-Dayeuhluhur terhambat.

“Seluruh infrastruktur yang rusak bakal dikoordinasikan dengan dinas terkait untuk ditangani. Dan untuk jembatan sudah dalam penanganan oleh pihak yang berwenang untuk perbaikan jembatannya,” ujar Tri Komara.

Tri melanjutkan, penanganan dilakukan dengan berdasarkan skala prioritas. Sebelumnya, yang telah dikerjakan adalah tanggul-tanggul yang jebol akibat bencana banjir.

Sebelumnya, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, untuk mengatasi banjir di Kabupaten Cilacap, pihaknya berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk membangun Bendungan Matenggeng di Kecamatan Dayeuhluhur.

“Ini merupakan solusi mencegah banjir. Kita rencanakan dengan Pemerintah Provinsi dan Kementerian PUPR. Kalau ini dibangun akan mengairi 2.000 hektare sawah dan menghambat laju air di wilayah Sidareja dan sekitarnya,” ujar Bupati. (ray)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Museum Wayang Sendang Mas Kembali Dibuka

Selanjutnya

Pemkab Banyumas Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana 2021 dengan Konvoi Keliling

TERBARU

Halalbihalal PDIP, Megawati Diskusikan Geopolitik hingga Perubahan Iklim dengan Dubes Inggris-Iran-Palestina

Halalbihalal PDIP, Megawati Diskusikan Geopolitik hingga Perubahan Iklim dengan Dubes Inggris-Iran-Palestina

Sabtu, 21 Maret 2026

Presiden Prabowo: Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Warga Bangkit Lebih Cepat

Presiden Prabowo: Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Warga Bangkit Lebih Cepat

Sabtu, 21 Maret 2026

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Perkuat Empati Sosial

Presiden Prabowo Akan Salat Idulfitri di Aceh, Wapres Gibran Pimpin Salat di Istiqlal

Sabtu, 21 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Pemkab Banyumas Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana 2021 dengan Konvoi Keliling

Satgas di Cilacap Mulai Periksa Pengendara yang Melintas Perbatasan Cilacap-Banyumas, Masih Banyak Tak Bermasker

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com