BANYUMAS – Dua peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Banyumas pada Sabtu (12/9) malam hingga dini hari. Insiden pertama dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi di Grendeng, Purwokerto Utara, sementara kebakaran kedua menghanguskan sebuah kios kosong di Karanglewas akibat dugaan korsleting listrik.
Kebakaran Sampah di Grendeng
Tumpukan sampah di Grendeng RT 01 RW 03, Purwokerto Utara, terbakar sekitar pukul 00.50 WIB. Api sempat merambat ke lahan dekat permukiman, namun berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke rumah warga.
Kepala UPT Damkar Banyumas, Andaru Budilaksono, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 00.52 WIB. Regu 1 Pos Damkar Induk langsung dikerahkan ke lokasi.
“Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan tiba sekitar pukul 01.09 WIB,” kata Andaru.
Berdasarkan pemeriksaan, kebakaran dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi hingga api membesar dan merambat ke lahan di sekitar lokasi. Kondisi tersebut sempat dikhawatirkan karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari permukiman.
“Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke rumah warga dan keberadaan sungai di sisi lokasi juga turut membantu proses pemadaman,” jelasnya.
Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 00.50 WIB oleh Margo, warga sekitar, yang melihat api membakar tumpukan sampah. Khawatir api semakin meluas, ia melaporkan kejadian tersebut dan menghubungi petugas Damkar.
Pemadaman melibatkan Regu 1 Pos Damkar Induk, Mitra Damkar, dan warga sekitar. “Api berhasil dipadamkan pada pukul 02.15 WIB, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan,” tutupnya.
Kios Kosong di Karanglewas Ludes Terbakar
Sementara itu, sebuah kios toko kelontong yang sudah lama tidak digunakan di Desa Kediri, Kecamatan Karanglewas, ludes terbakar pada Sabtu (12/9) malam. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
Kepala UPT Damkar Banyumas, Andaru Budilaksono, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui warga yang melintas di sekitar lokasi sekitar pukul 22.03 WIB. Warga melihat percikan api dari bangunan kios milik Kustadin tersebut.
“Warga melihat percikan api, kemudian api menyala dan membesar. Informasi langsung diteruskan ke Damkar,” jelasnya, Minggu (13/9).
Mendapat laporan tersebut, petugas Pos Damkar Induk langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 22.15 WIB. Petugas kemudian melakukan pemadaman bersama Koramil dan Polsek Karanglewas, Pemdes Kediri, serta masyarakat sekitar, dan berhasil dipadamkan pada pukul 22.26 WIB.
“Meski bangunan kios dalam kondisi kosong karena sudah lama tutup, seluruh bagian kios dilaporkan ludes terbakar,” tambah Andaru.
Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Sementara nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses perhitungan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik,” pungkasnya.
Tim Redaksi







