FOKUS UTAMA – Persibas Banyumas harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Persikaba Blora dengan skor 1-1 pada leg pertama babak 16 besar Liga 4 Jawa Tengah di Stadion Kridaloka, Blora, Minggu (25/1/2026).
Seusai laga, Asisten Pelatih Persibas, Abda Ali, menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Hendrika Volya Juliawan asal Pati.
Menurutnya, wasit memberikan tambahan waktu lima menit di babak kedua, namun pertandingan justru berlangsung hingga menit ke-100.
“Wasit memberikan tambahan waktu yang tidak sesuai. Ini yang memicu kekecewaan,” ujar Abda.
Hal senada disampaikan kapten Persibas, Rizki Iman. Ia menilai keputusan wasit merusak atmosfer pertandingan. “Sepak bola seharusnya bisa dinikmati. Semua pihak harus saling respek, pemain bekerja, wasit juga bekerja. Semoga PSSI bisa melihat kejadian ini,” tuturnya.
Jalannya Pertandingan
Bermain di lapangan berat dan berlumpur, Persibas sempat tertekan di awal laga. Sekitar 15 menit pertama, Persikaba mampu merepotkan pertahanan Laskar Bawor lewat umpan-umpan pendek dan perpindahan bola dari sisi kiri maupun kanan.
Memasuki menit ke-20, Persibas mulai keluar dari tekanan. Peluang sempat tercipta melalui solo run Mizan, namun berhasil digagalkan kiper Persikaba.
Di babak kedua, Persibas melakukan pergantian pemain. Riski Novriansyah yang kelelahan digantikan Osa. Masuknya Osa langsung memberi dampak. Aksinya menciptakan kemelut di depan gawang, bola rebound disambar Aufa dengan sontekan terukur. Persibas unggul 1-0.
Tertinggal, Persikaba meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil lewat tendangan bebas di masa tambahan waktu. Gol tersebut menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Begitu Persibas bersiap melakukan sepak mula, wasit langsung meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. (Angga Saputra)


