INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

DKK Banyumas Apresiasi “Tadarus Sastra”, Dorong Budaya Baca Anak Muda

DKK Banyumas Apresiasi “Tadarus Sastra”, Dorong Budaya Baca Anak Muda

Wakil Ketua Bidang Eksternal DKKB, Bambang Widodo (Dodit), memberikan sambutan dalam kegiatan Tadarus Sastra yang mengusung gerakan literasi anak muda. (Foto : Bagian Umum dan Prokompim)

Sabtu, 14 Maret 2026

Gerakan literasi di Kabupaten Banyumas kembali digelorakan melalui kegiatan Tadarus Sastra yang digelar Komunitas Serayu Penawara bersama Sanggar Seni Samudra. Acara ini mendapat apresiasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Banyumas serta Dewan Kesenian Banyumas (DKKB).

Literasi sebagai “Pupuk” Budaya Baca

Wakil Ketua Bidang Eksternal DKKB, Bambang Widodo (Dodit), menyebut kegiatan ini sebagai “pupuk” penting untuk menumbuhkan kembali minat baca masyarakat.

“Alhamdulillah kita bisa berkumpul dalam kegiatan luar biasa ini. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada komunitas dan penggerak sastra yang terus menghidupkan dunia literasi di Banyumas,” ujarnya.

Acara dikemas dengan nuansa budaya dan pendidikan, menghadirkan pembacaan puisi, diskusi literasi, hingga pertunjukan seni.

Tantangan Literasi di Era Digital

Dodit menilai budaya membaca masih belum sepenuhnya subur. Ia menyoroti tantangan penggunaan gawai oleh anak-anak yang berpotensi menggeser kebiasaan membaca.

“Di beberapa negara bahkan ada aturan usia anak yang boleh menggunakan ponsel. Ini menjadi perhatian agar anak-anak tetap memiliki ruang untuk membaca dan belajar,” katanya.

Ia juga mendorong agar perpustakaan kembali dihidupkan sebagai ruang belajar yang menyenangkan bagi generasi muda.

Refleksi Spiritual dalam Sastra

Sekretaris DKKB, Djarot C Setyoko, menambahkan dimensi spiritual dalam kegiatan ini. Menurutnya, puisi tidak selalu harus menyebut nama Tuhan secara langsung, namun tetap bisa menghadirkan nilai ketuhanan.

“Ketika saya mencoba mencari Tuhan dengan akal, tidak saya temukan. Ketika saya menutup akal dan mendengarkan batin, Gusti Allah hadir begitu saja,” ujarnya saat membacakan puisi Magrib di Masjid Keraton.

Ia menegaskan sastra berperan sebagai jembatan antara rasio dan rasa, sekaligus ruang kontemplasi lintas keyakinan.

Harapan Gerakan Literasi

Kegiatan Tadarus Sastra diharapkan menjadi langkah awal memperkuat ekosistem literasi di Banyumas. Dengan dukungan komunitas, pemerintah, dan pegiat sastra, budaya membaca di kalangan anak muda diharapkan tumbuh kembali.

“Semoga kegiatan ini menjadi pemicu lahirnya gerakan literasi yang lebih besar. Anak-anak muda harus mulai mengenal sastra, sejarah, dan budaya daerahnya sendiri,” tutup Dodit. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

KAI Daop 5 Purwokerto Bagikan 1.700 Takjil Gratis untuk Pemudik Lebaran

Selanjutnya

Drama OTT di Cilacap : Bupati dan Sekda Ditahan KPK Terkait Dana THR

TERBARU

Jika Bantuan Presiden Terealisasi, Seluruh Kecamatan di Banyumas Bakal Punya TPST

Jika Bantuan Presiden Terealisasi, Seluruh Kecamatan di Banyumas Bakal Punya TPST

Rabu, 29 April 2026

Tak Pakai Racun, Polsek Lumbir dan Petani Gunakan Belerang untuk Gempur Hama Tikus

Tak Pakai Racun, Polsek Lumbir dan Petani Gunakan Belerang untuk Gempur Hama Tikus

Rabu, 29 April 2026

Kasus Kekerasan Anak di Banyumas Turun Jadi 28 Sepanjang 2025, tapi Dinilai Belum Ungkap Fakta Sebenarnya

Kasus Kekerasan Anak di Banyumas Turun Jadi 28 Sepanjang 2025, tapi Dinilai Belum Ungkap Fakta Sebenarnya

Rabu, 29 April 2026

POPULER BULAN INI

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Rabu, 22 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya
Drama OTT di Cilacap : Bupati dan Sekda Ditahan KPK Terkait Dana THR

Drama OTT di Cilacap : Bupati dan Sekda Ditahan KPK Terkait Dana THR

LUKA FISIK ANDRIE YUNUS DAN LUKA DEMOKRASI RAKYAT INDONESIA

LUKA FISIK ANDRIE YUNUS DAN LUKA DEMOKRASI RAKYAT INDONESIA

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com