INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Dimulai Hari Ini, Setiap Kecamatan di Banyumas Dijatah 20-50 Kartu Warna Pelanggaran Prokes

Kamis, 24 Juni 2021

PURWOKERTO – Putih, kuning, dan merah. Adalah warna kartu yang akan digunakan pemerintah daerah Kabupaten Banyumas, untuk warganya yang melanggar protokol kesehatan.

Sudah dicetak 1.400 buah. Penerapan pemberian kartu warna siap dilaksanakan hari ini.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Banyumas Titik Pujiastuti melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Banyumas Erry Cahyono mengatakan, makna kartu putih sendiri merupakan bentuk teguran lisan. Kuning untuk teguran tertulis. Dan merah, yang berarti penindakan bisa dengan pencabutan izin usaha atau penutupan sementara.

“Kita cetak putih 1.000, kuning dan merah 200,” katanya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Kartu itu ia katakan, sudah didistribusikan kepada Satpol PP. Selanjutnya, akan dibagikan kepada seluruh kecamatan yang ada di Banyumas.

“Pelaksanaan tanggal 24 dan 30 Juni,” terangnya.

Soal jumlah kartu, ia akan lihat perkembangan situasi. Jika dirasa perlu penambahan, maka pihaknya akan kembali mencetak kartu lagi.

“Kita lihat dulu apakah masih perlu cetak lagi atau tidak,” paparnya.

Sementara itu Kepala Satpol PP Kabupaten Banyumas Banyumas Eko Heru Surono mengatakan, jumlah kartu putih lebih banyak dengan pertimbangan pemberian kartu warna ini sebagai permulaan.

Fokus obyek penerapan kartu warna ia jelaskan, bukan hanya pertokoan saja. Semua tempat yang berpotensi melanggar protokol kesehatan ia sebut, akan disisir.

“Tanggal 24 Juni itu full waktu penerapannya saat jam kerja bisa pagi, siang, sore. Kita serahkan ke masing-masing kecamatan,” tuturnya.

Setiap kecamatan ia sampaikan, akan dijatah 20-50 kartu warna. Untuk penerapan selanjutnya akan dilakukan pada 30 Juni mendatang.

“30 Juni kita lihat, apakah yang kemarin (24 Juni) yang diberi kartu sudah taat atau belum,” ucapnya.

Jeda waktu antara 24 Juni sampai 30 Juni, akan digunakan pihaknya untuk terus melakukan patroli dan pemantauan protokol kesehatan. (aam)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Awas! Kasus Aktif Covid-19 di Cilacap Tembus 1.459 dan Terus Naik

Selanjutnya

Rata-Rata 20 Kendaraan Terjaring Razia Parkir di Kota Purwokerto

TERBARU

Kasus Kekerasan Pengamen Obor di Purwokerto Selesai Lewat Restorative Justice

Kasus Kekerasan Pengamen Obor di Purwokerto Selesai Lewat Restorative Justice

Kamis, 19 Maret 2026

Penentuan Awal Ramadan dan Syawal Makin Seragam, Ini Kriteria Terbaru MABIMS

Penentuan Awal Ramadan dan Syawal Makin Seragam, Ini Kriteria Terbaru MABIMS

Kamis, 19 Maret 2026

AKANKAH KITA MENEMUKAN SOEMITRONOMICS?

AKANKAH KITA MENEMUKAN SOEMITRONOMICS?

Kamis, 19 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Rata-Rata 20 Kendaraan Terjaring Razia Parkir di Kota Purwokerto

Walau Pandemi, Capaian PAD Purbalingga Tahun 2020 Lampaui Target

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com