INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Darmizal: Semua Berlomba Bantu Palestina tetapi Korban Teroris MIT di Poso Sepi Perhatian

Sabtu, 22 Mei 2021

JAKARTA – Ketua Umum Relawan Jokowi alias ReJO HM Darmizal MS menilai pembantaian yang dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang berafiliasi dengan ISIS di Pegunungan Pohu, Desa Klimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Senin (11/5/2021) adalah perbuatan biadab dan tidak berprikemanusiaan.

Kadar biadabnya, lanjut Darmzial, mirip dengan kekejian Israel yang membantai warga Palestina. Oleh karena itu, kita jangan sampai lengah dan mengabaikan kejadian dalam negeri serta over reaktif terhadap konflik Israel-Palestina. “Sejatinya, soal pembantaian di Poso ini juga harus menjadi perhatian utama kita,” ujar Darmizal dalam siaran pers pada Jumat (21/5).

Sebelumnya, teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang berafiliasi dengan ISIS ini telah membunuh empat orang petani. Keempat jenazah ditemukan dalam keadaan kepala terpenggal.

Menurut Darmizal, alih-alih merasakan duka sebagai sesama anak bangsa, peristiwa pembantaian di Poso ini sangat sepi dari perhatian. Di sisi lain banyak warga negara, politisi bahkan pemerintah berlomba-lomba bersuara dan mengulurkan bantuan untuk peristiwa yang sangat jauh terjadi di Palestina. “Kejadian di Poso tersebut sangat mengerikan. Ini adalah tragedi kemanusiaan. Di mana empat warga yang tidak bersalah dipenggal kepalanya oleh kelompok teroris MIT. Namun, nyaris tidak ada perhatian dari sesama anak bangsa. Bahkan suara untuk mengecam MIT juga tidak terdengar,” ungkap Darmizal.

Dia menilai saat ini banyak pihak sedang sibuk dan berlomba-lomba memamerkan dukungan bagi Palestina. Termasuk dengan aksi penggalangan dana dengan alasan kemanusiaan. Sedangkan tindakan keji di Poso sepi perhatian. Bagi Darmizal, hal ini adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan. “Lihatlah di negeri sendiri, peristiwa yang sangat keji terjadi, tidak ada yang menyerukan perlawanan terhadap MIT. Tidak ada yang menggalang dana untuk keluarga korban pembantaian. Rasa empati sudah hilang,” ujar Darmizal.

Dia menilai saat ini banyak pihak sedang sibuk dan berlomba-lomba memamerkan dukungan bagi Palestina. Termasuk dengan aksi penggalangan dana dengan alasan kemanusiaan. Sedangkan tindakan keji di Poso sepi perhatian. Bagi Darmizal, hal ini adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan. “Lihatlah di negeri sendiri, peristiwa yang sangat keji terjadi, tidak ada yang menyerukan perlawanan terhadap MIT. Tidak ada yang menggalang dana untuk keluarga korban pembantaian. Rasa empati sudah hilang,” ujar Darmizal.

Presiden Jokowi pasti sangat geram terhadap peristiwa ini sebagaimana geramnya Presiden terhadap peristiwa yang terjadi di Israel dan Palestina. “Saya sangat bersepakat bahwa pelanggaran HAM di Palestina harus dihentikan dan Palestina hidup merdeka di tanah mereka. Namun, tentu akan lebih lebih tepat, jika kita bereskan dulu urusan dalam negeri. Jangan sampai warga negara sendiri dibantai dengan keji dan tidak mendapat perhatian, tetapi justru memberikan bantuan kepada pihak lain yang sangat jauh,” kata Darmizal.(fri/jpnn)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Update Kerusakan Gempa M 5,9, 112 Bangunan Rusak-1 Korban Terluka di Blitar

Selanjutnya

Waktu Operasional PKL di Kampung Underpass Akan Diatur dan Dibatasi

TERBARU

Halalbihalal PESTOL Banyumas, Perkuat Silaturahmi Lintas Ormas dan Santuni Anak Yatim

Halalbihalal PESTOL Banyumas, Perkuat Silaturahmi Lintas Ormas dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 5 April 2026

Orang Tua Sesalkan Lambannya Penanganan Kasus, Anak 16 Tahun Terluka Bakar 40 Persen

Orang Tua Sesalkan Lambannya Penanganan Kasus, Anak 16 Tahun Terluka Bakar 40 Persen

Minggu, 5 April 2026

Kejurprov Bola Voli U-18 Jawa Tengah 2026 Digelar di Purwokerto, 48 Tim Siap Bertanding

Kejurprov Bola Voli U-18 Jawa Tengah 2026 Digelar di Purwokerto, 48 Tim Siap Bertanding

Minggu, 5 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Waktu Operasional PKL di Kampung Underpass Akan Diatur dan Dibatasi

Dawet Ayu minuman terpopuler API 2020

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com