BANYUMAS – Sebanyak 40 personel kepolisian dari wilayah eks Karesidenan Banyumas dan Pekalongan mengikuti pelatihan pencegahan kejahatan hasil kerja sama Polri dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Kegiatan yang berlangsung di Aula Rekonfu Polresta Banyumas ini dibuka secara resmi pada Senin (13/7/2026).
Pelatihan bertajuk In Country Training (ICT) ini akan berlangsung selama empat hari ke depan, mulai 13 hingga 16 Juli 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia kepolisian, khususnya dalam menghadapi tantangan keamanan modern melalui pendekatan preventif.
Pembukaan kegiatan dipimpin langsung oleh Karokerma Astamaops Mabes Polri, Brigjen Pol. M. Setyobudi Dwiputro. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan tim pelatih JICA dari Jepang yang dipimpin Mr. Takeda, Karo Ops Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Basya Radyananda, serta Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus Parningotan Silalahi, S.H., S.I.K., M.H.
Dalam sambutannya, Kapolresta Banyumas menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar teori. Para peserta diharapkan mampu menyerap ilmu dan menerapkannya langsung di lapangan.
“Ini adalah kesempatan emas untuk memperkaya wawasan dan memperkuat profesionalisme. Ilmu yang didapat jangan berhenti di ruang kelas, tapi harus diimplementasikan di wilayah tugas masing-masing untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol. Petrus.
Ia berharap para peserta bisa menjadi agen perubahan guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayahnya masing-masing.
Sementara itu, Mr. Takeda selaku perwakilan JICA menyatakan bahwa program ICT ini adalah wujud nyata kemitraan strategis antara Pemerintah Jepang dan Polri. Menurutnya, pencegahan kejahatan yang efektif tidak hanya bergantung pada tindakan hukum yang tegas, tetapi juga pada hubungan erat antara polisi dan masyarakat.
“Keberhasilan pencegahan kejahatan terletak pada kemitraan yang kuat dengan publik,” tegas Mr. Takeda.
Sejalan dengan itu, Brigjen Pol. M. Setyobudi Dwiputro mengingatkan agar seluruh peserta mengedepankan langkah preemtif dan preventif dalam menjalankan tugas. Ia meminta agar pelatihan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang profesional dan humanis.
Sebagai penanda pembukaan acara, Kapolresta Banyumas menyerahkan cenderamata kepada Mr. Takeda sebagai simbol apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin antara Polri dan JICA. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Diharapkan, melalui pelatihan ini, strategi pencegahan kejahatan di Indonesia, khususnya di wilayah Banyumas dan sekitarnya, dapat berjalan lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra







