INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Carut Marut MBG di Banyumas FMP2M Curiga Supplier Besar Kuasai Bahan Baku SPPG

Carut Marut MBG di Banyumas FMP2M Curiga Supplier Besar Kuasai Bahan Baku SPPG

Henri Rusmanto

Senin, 9 Maret 2026

BANYUMAS – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyumas kembali menuai sorotan. Aktivis Forum Masyarakat Peduli Program MBG (FMP2M), Henri Rusmanto, menilai pelaksanaan program masih bermasalah, mulai dari keterlambatan distribusi hingga dugaan monopoli bahan baku oleh pemasok besar.

Henri mencatat keterlambatan pengiriman menu MBG di sejumlah sekolah.

– Di SMP Negeri 2 Sokaraja, makanan yang seharusnya tiba pukul 09.00 baru datang pukul 10.00.

– Kasus serupa terjadi di PAUD Tanjung dan beberapa SD, dengan keterlambatan hingga satu jam.

– Di SMP Negeri 2 Kembaran, siswa bahkan enggan mengambil menu karena distribusi datang terlambat.

“Dapur atau SPPG harus mampu menjadwalkan distribusi dengan baik, apalagi selama Ramadan,” tegas Henri.

Menu Monoton dan Minim Variasi

Selain distribusi, Henri menyoroti menu yang dinilai monoton. “Sebagian besar masih telur rebus. Variasi makanan seharusnya lebih diperhatikan agar kandungan gizinya beragam,” ujarnya.

Ia juga mengkritisi kecenderungan menu Ramadan yang lebih banyak berupa snack ringan, bukan makanan bergizi utama. Henri menduga snack tersebut dipesan dari pihak ketiga, sehingga pengawasan kandungan gizi patut dipertanyakan.

Transparansi dan Pengawasan Gizi

Henri mendorong agar setiap menu MBG dilengkapi informasi nilai gizi dan label harga. “Dengan begitu masyarakat tahu penggunaan anggaran secara transparan,” katanya.

Menurutnya, peran ahli gizi harus jelas dalam memastikan kualitas makanan yang dibagikan.

Dugaan Monopoli Supplier

Henri menyoroti fenomena pemasok bahan baku yang kini didominasi supplier besar. “Awalnya program ini digadang melibatkan UMKM lokal. Faktanya, dapur langsung mengambil dari supplier besar. Ini berpotensi monopoli dan tidak sejalan dengan semangat pemberdayaan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Henri menilai pelaksanaan MBG di Indonesia tidak bisa disamakan dengan negara lain seperti AS, Jepang, atau China yang sudah menyiapkan SDM, fasilitas dapur, dan sistem pengawasan gizi secara matang.

“Program MBG pada dasarnya baik, tapi pelaksanaannya harus diperbaiki. Kritik masyarakat seharusnya dijadikan bahan evaluasi,” tutupnya. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kasus Kecelakaan Pelajar di Sokaraja Berakhir Diversi, Penyidikan Dihentikan Polresta Banyumas

Selanjutnya

Ini Aturan Takbiran di Bali Jika Bertepatan dengan Hari Raya Nyepi

TERBARU

Jim Morrison: Simbol Kebebasan yang Tak Pernah Mati, dari Kaos Remaja hingga Makam di Paris

Jim Morrison: Simbol Kebebasan yang Tak Pernah Mati, dari Kaos Remaja hingga Makam di Paris

Minggu, 12 April 2026

Atlet Cilik Banyumas Luckyando Fachri Juara JMW Junior Cup 2026 di Malaysia

Atlet Cilik Banyumas Luckyando Fachri Juara JMW Junior Cup 2026 di Malaysia

Minggu, 12 April 2026

Tiga Kali Juara Beruntun! Bhayangkara Grobogan Taklukkan Vita Solo di Final Kejurprov Voli U-18 Putri Jateng 2026

Tiga Kali Juara Beruntun! Bhayangkara Grobogan Taklukkan Vita Solo di Final Kejurprov Voli U-18 Putri Jateng 2026

Minggu, 12 April 2026

POPULER BULAN INI

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya
Kemenag Bantah Isu Zakat untuk Makan Bergizi Gratis: “Tidak Ada Kebijakan Itu”

Ini Aturan Takbiran di Bali Jika Bertepatan dengan Hari Raya Nyepi

Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis di Banyumas Dilaporkan ke Kejari Purwokerto

Dugaan Korupsi Program Makan Bergizi Gratis di Banyumas Dilaporkan ke Kejari Purwokerto

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com