INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Banyumas Terima Penghargaan Collaborative Award Jawa Tengah 2026

Banyumas Terima Penghargaan Collaborative Award Jawa Tengah 2026

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono (kanan) menerima penghargaan Collaborative Award Jawa Tengah 2026 dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi (kiri), di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (20/2/2026). Foto : Bagian Umum dan Prokompim

Selasa, 24 Februari 2026

SEMARANG – Pemerintah Kabupaten Banyumas sukses menorehkan prestasi di tingkat provinsi dengan meraih penghargaan Collaborative Award Jawa Tengah Tahun 2026. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Jumat (20/2/2026).

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas kinerja dan inovasi pelaksanaan kerja sama daerah. Pemkab Banyumas dinilai berhasil membangun sinergi yang efektif antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga sektor akademisi (perguruan tinggi) se-Jawa Tengah sepanjang tahun 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan akademisi untuk membangun Jawa Tengah. Ia mengibaratkan kerja sama ini sebagai sebuah “Super Team” yang solid.

Menurutnya, keberadaan collaborative government sangat penting untuk memastikan program pembangunan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat secara berkelanjutan.

“Kita sebagai pejabat publik, khususnya saya Gubernur Jawa Tengah, bukanlah seorang Superman, tetapi harus menggunakan Super Team dalam rangka memberikan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono juga mengungkapkan bahwa diterimanya penghargaan Collaborative Award 2026 menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus memacu semangat seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk terus berbenah.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi tantangan moral agar kualitas pelayanan publik semakin ditingkatkan melalui penguatan kerja sama lintas sektor.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat luas. Dengan sinergi yang kuat, berbagai program strategis daerah dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Melalui kolaborasi yang kuat, diharapkan percepatan pembangunan di Kabupaten Banyumas dapat terus terakselerasi demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sadewo juga menjelaskan, penganugerahan Collaborative Award 2026 diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas kolaborasi pembangunan daerah. Selain itu, ajang ini menjadi sarana evaluasi atas implementasi berbagai kerja sama yang telah berjalan, sehingga ke depan dapat dilakukan perbaikan dan inovasi yang lebih adaptif terhadap tantangan pembangunan.

‘’Evaluasi menjadi kunci agar setiap bentuk kemitraan yang dibangun benar-benar memberikan manfaat optimal dan tidak berhenti pada seremoni semata. Pemerintah Kabupaten Banyumas, akan terus mendorong budaya kerja kolaboratif yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil,’’ungkapnya

Ia pun berharap momentum penghargaan ini mampu mempererat sinergi antar daerah di Jawa Tengah. Dengan komunikasi dan koordinasi yang semakin intensif, potensi masing-masing daerah dapat saling melengkapi dan memperkuat daya saing regional.

“Saya harap dengan momentum ini sinergi antar daerah di Jawa Tengah juga akan semakin solid,” ucapnya pungkasnya. (redaksi).

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Selanjutnya

Lelang Parkir GOR Satria Purwokerto Digugat, LIBAS Minta Peserta Tempuh Masa Sanggah

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Kapolresta Banyumas: Kriminalitas Meningkat, Patroli Malam dan Satkamling Diperkuat

Polresta Banyumas Ungkap Kasus Sultan Nusantara, Korban Rugi Rp50,8 Juta, Kuasa Hukum Apresiasi Penyidik

Selasa, 26 Mei 2026

Tolak Pembangunan Koperasi Merah Putih, Seniman Banyumas Ancam Ambil Langkah Taktis

Tolak Pembangunan Koperasi Merah Putih, Seniman Banyumas Ancam Ambil Langkah Taktis

Selasa, 26 Mei 2026

Optimalkan Pembinaan, Rutan Banyumas Pindahkan Napi Perempuan ke LPP Semarang

Optimalkan Pembinaan, Rutan Banyumas Pindahkan Napi Perempuan ke LPP Semarang

Selasa, 26 Mei 2026

Selanjutnya
Lelang Parkir GOR Satria Purwokerto Digugat, LIBAS Minta Peserta Tempuh Masa Sanggah

Lelang Parkir GOR Satria Purwokerto Digugat, LIBAS Minta Peserta Tempuh Masa Sanggah

Kerentanan yang Dieksploitasi: Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Disabilitas dalam Relasi Sosial

Kerentanan yang Dieksploitasi: Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Disabilitas dalam Relasi Sosial

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com