BANYUMAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas secara resmi menerima bantuan dua unit alat berat dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melalui Program Pengembangan Operasional (PPO). Bantuan senilai Rp1,1 miliar tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, oleh Regional Digital Retail BTN Kantor Wilayah Jawa Tengah-DIY, Diah Mariani, pada Kamis (22/1/2025).
Bantuan yang diserahkan terdiri dari satu unit excavator long arm (ekskavator lengan panjang) dan satu unit wheel loader (pemuat beroda). Alat-alat berat ini akan dialokasikan untuk penanganan banjir dan pengelolaan sampah di wilayah Banyumas.
“Nantinya, excavator long arm ini akan digunakan untuk pembersihan sedimentasi di sungai-sungai dalam rangka penanganan banjir, terutama di wilayah Sumpiuh, Tambak, dan Kemranjen. Sementara itu, wheel loader akan kami serahkan kepada Banyumas Investama Jaya (BIJ) untuk penanganan sampah,” jelas Bupati yang akrab disapa Sadewo dalam keterangannya.
Strategi Cerdas Belanja Alat Berat
Sadewo mengungkapkan strategi pembelian alat berat tersebut. Awalnya, anggaran PPO hanya cukup untuk satu unit excavator long arm baru. Namun, melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Banyumas, ditemukan excavator long arm bekas dengan kondisi baik seharga sekitar Rp800 juta.
Sisa anggaran sekitar Rp300 juta kemudian dimanfaatkan untuk membeli satu unit wheel loader bekas, sehingga Pemkab Banyumas mendapatkan dua unit alat berat dari anggaran yang tersedia.
“Alat ini nantinya akan standby di daerah rawan banjir, sehingga penanganannya bisa lebih cepat dan efisien,” tambah Sadewo mengenai rencana penempatan excavator di lokasi yang dinilai paling representatif dan rawan banjir.
Dana dari Hasil Beauty Contest dan Jaminan Transparansi
Bupati menjelaskan, dana PPO BTN tersebut diperoleh melalui mekanisme beauty contest, yaitu seleksi bank mitra kerja sama sebagai penyimpan dana pada RSUD Banyumas. Kemenangan BTN dalam seleksi tersebut kemudian dialokasikan kembali untuk program pembangunan daerah.
Perwakilan BTN, Diah Mariani, menyatakan komitmennya dalam mendukung pembangunan Banyumas. “Dan kami pastikan dalam pelaksanaannya sudah sesuai prosedur dan sudah diindahkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),” ucap Diah, menekankan aspek transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.
Diah juga menyatakan kesiapan BTN untuk terus membantu Pemerintah Kabupaten Banyumas di masa mendatang. “Kita bangun kerjasama dan kolaborasi yang baik demi masyarakat Banyumas,” pungkasnya.
Kehadiran dua alat berat ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kecepatan respon Pemkab Banyumas dalam menangani masalah banjir di musim penghujan dan mengoptimalkan pengelolaan sampah, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan pelayanan publik. (Angga Saputra)


