BANYUMAS – Banyumas mengirim sinyal bahaya di arena senam artistik Porprov 2026. Dua pesenam andalan Kabupaten Banyumas, Purwono dan Hamdan Arif Widodo, membuka peluang merebut medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 Semarang Raya. Keduanya sukses menembus babak final senam artistik putra setelah tampil impresif dalam kualifikasi di Gymnastics Hall Kabupaten Pati, Kamis (22/10/2026).
Purwono menjadi sorotan setelah memastikan tiket final di tiga nomor sekaligus, yakni lantai (floor exercise), gelang-gelang (still rings), dan palang sejajar (parallel bars). Capaian tersebut menempatkannya sebagai salah satu tumpuan Banyumas untuk bersaing memperebutkan podium tertinggi.
Di nomor lantai, Purwono menunjukkan kelincahan dan ketepatan pendaratan. Ia juga memperlihatkan kekuatan serta kontrol tubuh pada gelang-gelang, sebelum mengamankan kelolosan di palang sejajar melalui penampilan yang mengandalkan keseimbangan dan ketenangan.
Sementara itu, Hamdan Arif Widodo memastikan tempat di final pada dua nomor, yakni meja lompat (vault) dan palang sejajar. Kecepatan serta daya ledaknya di meja lompat menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di partai puncak.
Kelolosan Hamdan di palang sejajar sekaligus membuka peluang persaingan internal yang menarik. Ia akan bersanding dengan Purwono di nomor yang sama, membawa harapan Banyumas untuk menempatkan atletnya di podium tertinggi.
Final Jadi Ujian Penentu
Lolosnya kedua atlet di sejumlah nomor menjadi modal penting bagi kontingen Banyumas. Namun, tiket final belum menjamin medali. Konsistensi gerakan, tingkat kesulitan, eksekusi, dan ketepatan pendaratan akan menjadi faktor penentu dalam persaingan memperebutkan gelar juara.
Babak final senam artistik Porprov 2026 dijadwalkan berlangsung Jumat (23/10/2026). Purwono dan Hamdan kini menghadapi tantangan berikutnya, yakni mengubah keberhasilan di babak kualifikasi menjadi prestasi di podium.
Harapan Banyumas bertumpu pada penampilan terbaik keduanya. Partai final akan menjadi panggung pembuktian bagi dua pesenam tersebut untuk memperjuangkan medali sekaligus mengharumkan nama daerah di ajang olahraga tingkat Provinsi Jawa Tengah. (Redaksi)






