INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Ayah Korban Bakar Teman di Banyumas Datangi Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto: “Saya Minta Keadilan”

Ayah Korban Bakar Teman di Banyumas Datangi Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto: “Saya Minta Keadilan”

Ayah korban, Irwan Setiadi dan anaknya Sultan Ahmad Aidan (16) saat mendatangi Klinik Hukum PERADI SAI Purwokerto, Senin (5/4/2026).

Senin, 6 April 2026

HUKUM – Sudah empat bulan berlalu, namun tak kunjung ada titik terang. Sultan Ahmad Aidan (16), remaja asal Banyumas, masih bergulat dengan luka bakar di 40 persen tubuhnya. Pelaku yang diduga tega menyiram dan membakarnya saat pesta ulang tahun, hingga kini belum juga ditetapkan sebagai tersangka.

Ayah korban, Irwan Setiadi, akhirnya angkat bicara. Ia mendatangi Klinik Hukum PERADI SAI Purwokerto, Senin (5/4/2026), untuk meminta pendampingan hukum. Ia tak bisa lagi menahan kekesalan atas lambannya proses hukum di Polresta Banyumas.

“Saya datang ke sini untuk meminta pendampingan hukum. Semoga penanganan kasusnya bisa segera ditangani dan ada kepastian,” ujar Irwan dengan nada penuh harap.

Kronologi Mengerikan di Balik Pesta Ulang Tahun

Peristiwa tragis itu bermula pada Desember 2025 lalu. Sultan sedang menghadiri pesta ulang tahun di rumah temannya yang bernama Baim, di kawasan Desa Karangrau Kecamatan Sokaraja.

Saat teman-temannya masih berpesta, Sultan memilih tidur lebih awal di sebuah bangku kayu. Namun, rasa panas menyengat membangunkan paksa remaja itu.

“Saya bangun karena panas, kemudian saya melepas pakaian untuk mencoba memadamkan apinya,” kenang Sultan.

Saat ia berhasil melepas pakaian yang terbakar, Sultan masuk ke kamar dan menemui beberapa temannya yang belum tidur, termasuk Baim, Upin, dan Adi.

“Baim tanya, ‘aku kenapa?’ Saya jawab kebakar. Baim bilang yang bakar itu Rama. Saya minta tolong Adi untuk dicarikan balsem,” tambahnya.

Setelah diolesi balsem, Sultan masih merasakan panas yang luar biasa. Ia sempat mandi untuk mendinginkan luka, lalu meminjam HP Baim untuk menelepon ayahnya.

Irwan mengaku syok saat menjemput anaknya. Ia sempat meminta keterangan dari teman-teman yang ada di lokasi, termasuk seorang bernama Pinky. Namun, Pinky hanya mengaku melihat Baim mengambil BBM, tanpa mengetahui aksi pembakaran tersebut.

“Menurut saya ini terlalu lama. Sebagai orang tua, saya berharap kasus ini bisa segera ditangani dan pelaku dihukum setimpal. Tindakan ini sudah keterlaluan,” tegas Irwan.

Advokat: Tidak Bisa Ditolerir, Anak di Bawah Umur Bukan Alasan

H. Djoko Susanto SH, advokat dari PERADI SAI Purwokerto yang kini menerima kuasa dari keluarga korban, menyebut kasus ini tidak bisa ditoleransi. Status pelaku yang masih anak di bawah umur tidak bisa menjadi alasan untuk mengulur proses hukum.

“Bullying, menyiram bensin, dan membakar itu tidak bisa ditolerir. Padahal dalam KUHP baru disebutkan, 14 hari sejak laporan harus ditindaklanjuti,” tegas Djoko.

Djoko menyayangkan laporan yang sudah dilayangkan sejak empat bulan lalu tidak kunjung naik ke tahap penyidikan, apalagi penetapan tersangka.

Langkah tegas akan segera diambil. Djoko berencana melayangkan surat ke Kapolri dan Divisi Propam Mabes Polri untuk mendorong percepatan penanganan perkara ini.

“Kami akan terus mendorong aparat untuk menindaklanjuti. Ini masalah serius,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang anak di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, harus menderita luka bakar serius hingga 40 persen di sekujur tubuhnya akibat dugaan penganiayaan. Di tengah pemulihan korban, orang tua mempertanyakan kelambanan penanganan kasus yang dinilai tak kunjung jelas.

Korban bernama Sultan Ahmad Aidan (16) mengalami peristiwa tragis tersebut pada Desember 2025. Akibat kejadian itu, ia mengalami cedera luka bakar di hampir 40 persen tubuhnya. Meski kondisi fisik mulai membaik, trauma dan luka batin masih menyelimuti korban.

Irwan Setiadi, ayah korban, mengaku pertama kali mendapat kabar pada Jumat, 19 Desember 2025. Saat itu, sang anak meminta dijemput di wilayah Karangrau Teluk dan diminta membawakan obat luka bakar.

“Saya langsung ke lokasi dan melihat kondisi anak saya sudah parah. Tidak mungkin dibawa pakai motor, akhirnya saya hubungi keluarga untuk membawa mobil dan langsung kami larikan ke RSUD Banyumas,” ujar Irwan, Minggu (5/4/2026). (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

KTP Cukup untuk Berobat Gratis, Dinkes Banyumas: Pelayanan Didahulukan, Administrasi Menyusul

Selanjutnya

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Daop 5 Kerahkan Tim Darurat dan Siapkan 10 Bus Evakuasi

TERBARU

Jejak Legenda: Perjalanan Karier Fariz RM, Musisi Multi-Genre yang Karyanya Abadi

Jejak Legenda: Perjalanan Karier Fariz RM, Musisi Multi-Genre yang Karyanya Abadi

Minggu, 19 April 2026

Klinik Hukum BMS TV Perluas Layanan, Libatkan Mahasiswa dan Sapa Masyarakat Lebih Santai

Klinik Hukum BMS TV Perluas Layanan, Libatkan Mahasiswa dan Sapa Masyarakat Lebih Santai

Minggu, 19 April 2026

Peringati Hari Kartini, Karang Taruna Cilongok Gelar Baksos dan Pentas Seni Ebeg

Peringati Hari Kartini, Karang Taruna Cilongok Gelar Baksos dan Pentas Seni Ebeg

Minggu, 19 April 2026

POPULER BULAN INI

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Selanjutnya
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Daop 5 Kerahkan Tim Darurat dan Siapkan 10 Bus Evakuasi

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Daop 5 Kerahkan Tim Darurat dan Siapkan 10 Bus Evakuasi

KAI Upayakan Percepatan Evakuasi KA Bangunkarta yang Anjlok di Bumiayu, 10 Bus Disiapkan untuk Antar Pelanggan

KAI Upayakan Percepatan Evakuasi KA Bangunkarta yang Anjlok di Bumiayu, 10 Bus Disiapkan untuk Antar Pelanggan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com