INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Atasi Ancaman Rayap, Museum Soegarda Poerbakawatja Lakukan Fumigasi

Minggu, 24 Oktober 2021

PURBALINGGA – Museum Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja Purbalinga melakukan proses fumigasi berkala demi merawat koleksi dan bangunan museum.

Tujuan fumigasi museum ini ialah sebagai upaya untuk mengatasi ancaman rayap terhadap koleksi dan bangunan museum yang ada di utara Alun-alun Purbalingga ini.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan DAK Nonfisik Museum dan Taman Budaya Tahun 2021 di Museum Soegarda Poerbakawatja Wasis Andri Wibowo berkata, proses perawatan telah dilaksanakan 21-25 September 2021.

“Biasanya butuh waktu sepuluh hari, tapi karena sudah pernah fumigasi jadi hanya butuh waktu lima hari,” kata Wasis Andri Wibowo, 22 Oktober 2021.

Wasis menambahkan, setelah proses fumigasi, pengelola museum juga melakukan perawatan koleksi secara mandiri. Khususnya koleksi yang bukan dari kayu, kertas maupun kain.

“Kebetulan, kunjungan museum sedang tidak terlalu padat, sehingga petugas museum mudah melakukan perawatan koleksi,” kata Wasis.

Direktur PT Indo Matra Fumigasi dari Semarang, Ali Mas’ad menjelaskan bahwa proses fumigasi dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi koleksi dan kondisi bangunan.

“Untuk proses fumigasi, kami menggunakan bahan kimia yang direkomendasikan untuk digunakan pada barang-barang di museum,” kata Ali Mas’ad.

Ali menambahkan, proses fumigasi harus dilaksanakan secara berkala demi memastikan rayap tidak merusak koleksi dan bangunan museum.

Sebagai informasi, Museum Soegarda Poerbakawatja Purbalingga memiliki banyak koleksi barang bersejarah yang berbahan kayu, kain bahkan kertas.

Di antaranya, ranjang tidur Dipokusumo V yang menjadi Bupati Purbalingga ke 7, koleksi kain batik, wayang suket, replika dapur kuno hingga tombak.

Museum Soegarda Poerbakawatja Purbalingga juga sangat perhatian terhadap perawatan pada koleksi senjata kuno. Upaya perawatan dilaksanakan dengan menggelar jamasan secara berkala.(rdr/bdg)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Buka Lomba Hadroh dan Qiroatul Kutub, Wabup Kebumen Berharap Tumbuh Kader Ulama Berkualitas

Selanjutnya

Warga Kejobong Purbalingga Ditemukan Gantung Diri, Diduga karena Sakit Menahun Tak Kunjung Sembuh

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Jembatan di Jalan Baturraden Barat Ambrol, Roda Empat Dilarang Melintas

Jembatan di Jalan Baturraden Barat Ambrol, Roda Empat Dilarang Melintas

Senin, 25 Mei 2026

Bantah Tudingan PT Atlas, Kuasa Hukum Korban: Klien Tepat Waktu Setor Dana Haji

Bantah Tudingan PT Atlas, Kuasa Hukum Korban: Klien Tepat Waktu Setor Dana Haji

Senin, 25 Mei 2026

MERANCANG UNDANG-UNDANG PEREKONOMIAN NASIONAL

TRAJEKTORI EKONOMI PASAR DAN KRISIS KESEJAHTERAAN

Minggu, 24 Mei 2026

Selanjutnya

Warga Kejobong Purbalingga Ditemukan Gantung Diri, Diduga karena Sakit Menahun Tak Kunjung Sembuh

Tiga Kios di Pasar Runjang, Tunjungmuli, Karangmoncol Hanyut Terbawa Banjir

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com