PURWOKERTO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan barang sepanjang paruh pertama tahun 2026. Tercatat sebanyak 690.704 ton barang telah diangkut selama periode Januari hingga Juni, didominasi oleh komoditas strategis penunjang aktivitas ekonomi nasional.
Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan pelaku usaha terhadap layanan logistik berbasis kereta api.
“Angkutan barang melalui kereta api terus menjadi pilihan berbagai pelaku usaha karena mampu menghadirkan layanan logistik yang aman, efisien, dan andal. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar As’ad dalam siaran persnya, Sabtu (18/7/2026).
Meskipun hanya tumbuh sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 684.483 ton, angka ini dinilai tetap stabil di tengah dinamika ekonomi nasional.
Semen dan BBM Jadi Andalan
Dari total 690.704 ton yang diangkut, komoditas semen masih menjadi tulang punggung terbesar dengan volume mencapai 375.920 ton. Menyusul di posisi kedua, angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan avtur tercatat sebesar 300.405 ton.
Sementara itu, angkutan pupuk menyumbang 10.050 ton, dan komoditas retail tercatat sebanyak 4.329 ton selama enam bulan terakhir. Komposisi ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi primadona untuk distribusi barang-barang berat dan strategis.
Ketepatan Waktu Terjaga Hingga 99,4 Persen
Salah satu faktor krusial dalam logistik adalah ketepatan waktu. KAI Daop 5 Purwokerto mencatatkan rata-rata On Time Performance (OTP) keberangkatan kereta api barang mencapai 99,40 persen, sementara OTP kedatangan berada di angka 97,60 persen sepanjang Semester I 2026.
“Ketepatan waktu merupakan salah satu faktor penting. Kami terus menjaga keandalan operasional agar distribusi barang berjalan aman, lancar, dan sesuai jadwal,” tambah As’ad.
KAI juga menyebutkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, mulai dari pemeliharaan sarana dan prasarana, memastikan keselamatan perjalanan, hingga menjaga kelancaran operasional di jalur rel.
Dorong Logistik Ramah Lingkungan
Selain efisiensi dan kapasitas besar, moda kereta api dinilai memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan lalu lintas. Perpindahan distribusi logistik dari jalan raya ke jalur rel diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan angkutan berat, menekan potensi kecelakaan, serta menurunkan emisi karbon.
“KAI Daop 5 Purwokerto akan terus berinovasi dan memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar mampu mendukung kelancaran distribusi logistik nasional secara berkelanjutan,” tutup As’ad.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra







