INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Angka Kematian Ibu Akibat Covid di Banyumas Nomor III Se-Jateng

Jumat, 30 Juli 2021

Husein : Bikin Karantina Khusus Ibu Hamil

PURWOKERTO – Melonjaknya angka kematian Covid-19 di Banyumas beriringan dengan tingginya angka kematian ibu (AKI) Covid-19. Data per minggu keempat Juli, AKI Covid-19 Banyumas menduduki rangking III se Jawa Tengah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Banyumas Agus Nugroho SIP MKes mengatakan, sampai dengan minggu ke-4 Juli, jumlah ibu hamil di Banyumas ada 13.607 orang. Dari jumlah tersebut 26,7 persen atau 3.642 orang diantaranya tergolong beresiko tinggi (Risti).

“Sejak Januari sampai minggu keempat Juli, angka kematian ibu (AKI) di Banyumas sebanyak 30 orang. 21 kematian diantaranya karena Covid-19,” katanya ketika ditemui Radarmas, Kamis (29/7).

Agus menjelaskan dari data laporan sementara, AKI seJateng sampai minggu keempat Juli sebanyak 606 orang, dan 58 persennya disebabkan karena Covid-19. Banyumas ada di rangking ketiga. “Tertinggi Brebes, kedua Grobogan,” terang dia.

Dia melanjutkan dari 30 kasus AKI di Banyumas, selain 21 orang disebabkan karena Covid-19, penyebab kematian lainnya 4 orang karena eklampsia, 1 pendarahan dan 4 berbagai penyebab lainnya.

“Penyebab lain dari kematian ibu hamil yaitu Diabetes Melitus, emboli air, ketuban, pneumonia dan penyakit jantung,” kata Agus.

Bupati Banyumas Ir Achmad Husein meminta dilakukan upaya pencegahan kematian ibu hamil. Salah satunya ibu hamil di Banyumas agar di antigen dan juga diberikan vaksinasi.

” Secara legal formal tanyakan ke dinas provinsi, dan kementrian kesehatan apakah bisa menggunakan sinovac, sambil menunggu informasi bahwa itu boleh,” katanya.

Selain itu, bagi ibu hamil yang positif Covid-19 ia meminta agar ditempatkan di tempat karantina khusus.

“Ibu hamil positif agar tidak menulari, kita isolasi saja. Ambil salah satu tempat karantina khusus untuk ibu hamil. Vitamin segera diberikan,” tuturnya.

Husein meminta untuk karantina dibikin SPP SOP untuk segala kemungkinan. Misal ada yang sudah mau bersalin harus dibawa ke rumah sakit, jadi SOP dirinci sehingga tidak ada salah tempat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sadiyanto, angka kematian ibu hamil sudah mulai terlihat mulai bulan Juni.

“Mudah-mudahan bisa ditekan. Juli saja 20 yang meninggal. Juni mulai meningkat ada 4. Sebelumnya satu bulan itu hanya satu,” terangnya.

Dari jumlah tersebut ia sampaikan, sebanyak 23 kasus meninggal dalam kondisi hamil, 1 bersalin. Dan 6 sisanya saat sedang nifas.

“Kematian ibu mengalami kenaikan. Tahun kemarin cuma 11 satu tahun, ini baru setengah tahun sudah 30. Dari 30 itu yang 22 Covid-19, itu tidak terjadi disini saja,” kata dia.

Soal karantina khusus ibu hamil, pihaknya akan menyiapkan dalam waktu dekat. “Insha Allah Minggu ini kita siap,” jelasnya.

Sedangkan untuk vaksinasi bagi ibu hamil ia jelaskan diperbolehkan. Bahkan ia sebut sudah ada program dari pusat yang mengatur soal itu.

“Boleh. Sudah ada program Kementerian. Minggu ketiga bulan Agustus akan didrop vaksin moderna, untuk ibu hamil,” pungkasnya. (yda/aam)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Begini Cara Daftar Vaksin Melalui HP Lewat Aplikasi VIVA CILACAP

Selanjutnya

Kasus Kekerasan Anak Masih Jadi PR di Cilacap

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Dikejar Massa, Terduga Pencurian Motor di Purwokerto Diamankan Tim Quick Response Polresta Banyumas

Dikejar Massa, Terduga Pencurian Motor di Purwokerto Diamankan Tim Quick Response Polresta Banyumas

Jumat, 22 Mei 2026

Basmi Halinar, Lapas Purwokerto Gelar Razia Gabungan TNI-Polri

Basmi Halinar, Lapas Purwokerto Gelar Razia Gabungan TNI-Polri

Jumat, 22 Mei 2026

Proyek Dapur MBG Mangkrak 9 Bulan, Investor Klaim Rugi Rp200 Juta dan Tempuh Jalur Hukum

Proyek Dapur MBG Mangkrak 9 Bulan, Investor Klaim Rugi Rp200 Juta dan Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 22 Mei 2026

Selanjutnya

Kasus Kekerasan Anak Masih Jadi PR di Cilacap

Animo warga untuk Divaksin Masih Tinggi, Pemkab Banjarnegara Minta Tambahan Dosis ke Pemerintah Pusat

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com