INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Anggota DPR PDIP Mufti Anam: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tiba-tiba dan Terlalu Tinggi, Pemerintah PHP Rakyat

Anggota DPR PDIP Mufti Anam: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tiba-tiba dan Terlalu Tinggi, Pemerintah PHP Rakyat

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam (Foto: Website DPR RI)

Senin, 20 April 2026

JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi secara mendadak. Ia menilai besaran kenaikan yang mencapai ribuan rupiah per liter itu terlalu tinggi dan memberatkan masyarakat.

“Lagi-lagi Pertamina menaikkan harga BBM tanpa ancang-ancang, dan kenaikannya pun sekarang cukup signifikan. Kebijakan ini pastinya sangat memberatkan rakyat,” ujar Mufti Anam dalam keterangan tertulis yang dilansir dari laman resmi DPR, Minggu (19/04/2026).

Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi untuk jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex sejak 18 April lalu. Kebijakan tersebut diambil tanpa adanya informasi atau sosialisasi terlebih dahulu kepada publik.

Lonjakan Harga Drastis

Berdasarkan data Pertamina, harga Pertamax Turbo dengan RON 98 melonjak tajam dari Rp13.100 per liter menjadi Rp19.400 per liter. Sementara itu, harga Dexlite naik dari Rp14.200 per liter menjadi Rp23.600 per liter. Pertamina DEX juga ikut melesat dari Rp14.500 per liter menjadi Rp23.900 per liter.

Mufti menilai kebijakan ini sebagai kemunduran pemerintah yang sebelumnya berani menahan harga BBM dan LPG subsidi hingga akhir tahun. Kini, dengan alasan yang sama yakni gejolak geopolitik global, pemerintah justru melambungkan harga BBM nonsubsidi secara tiba-tiba.

Tuding Pemerintah PHP Rakyat

Politisi dari daerah pemilihan Jawa Timur II itu menyoroti adanya janji pemerintah yang sebelumnya menenangkan masyarakat.

“Kemarin masyarakat ditenangkan dengan narasi bahwa harga BBM tidak akan naik. Rakyat diminta percaya, diminta tenang. Baru saja masyarakat menyambut dengan sukacita,” kata Mufti.

“Tiba-tiba harga BBM melonjak sangat tajam, tanpa kesiapan, tanpa empati, tanpa komunikasi,” tegasnya.

Menurut Mufti, sebenarnya masyarakat sudah khawatir akan terjadi kenaikan harga BBM pasca pecahnya konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada produksi dan distribusi minyak mentah. Namun, rasa waswas itu mereda setelah pemerintah dengan percaya diri menyatakan mampu menahan harga.

“Ternyata Pemerintah benar-benar PHP (pemberi harapan palsu) kepada rakyat,” ujar dia.

Dampak ke Semua Kelompok Ekonomi

Mufti menilai asumsi bahwa kenaikan BBM nonsubsidi hanya menyasar kalangan menengah ke atas tidaklah tepat. Menurutnya, kenaikan ini akan menimbulkan efek berantai yang berdampak pada setiap kelompok ekonomi.

Lebih lanjut, ia menyoroti kondisi di sejumlah daerah yang justru kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi. Akibatnya, masyarakat terpaksa mengakses BBM nonsubsidi yang harganya kini melonjak sangat tinggi.

“Di banyak daerah, rakyat harus antre panjang, bahkan pulang dengan tangan kosong karena stok BBM subsidi habis. Dalam kondisi seperti itu, mereka dipaksa membeli BBM nonsubsidi. Dan hari ini, justru BBM nonsubsidi harganya dinaikkan secara ugal-ugalan,” kritiknya.

Tuntutan kepada Pemerintah

Atas kondisi tersebut, Mufti meminta pemerintah untuk segera memastikan ketersediaan BBM bersubsidi di seluruh wilayah Indonesia. Ia juga mendesak pemerintah dan Pertamina untuk melakukan penyesuaian harga ke arah yang lebih wajar ketika konflik Timur Tengah mulai mereda dan distribusi minyak mentah mulai pulih.

“Jangan biarkan rakyat terus menanggung beban di tengah ketidakpastian,” pungkasnya. (Angga Saputra)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Mahasiswa FK UMP Praktik Langsung Pembuatan Jamu Saintifikasi di Laboratorium Herbal

Selanjutnya

5 Rumah Makan Nusantara Legendaris di Purwokerto, Ada Sate hingga Soto Sokaraja

TERBARU

5 Rumah Makan Nusantara Legendaris di Purwokerto, Ada Sate hingga Soto Sokaraja

5 Rumah Makan Nusantara Legendaris di Purwokerto, Ada Sate hingga Soto Sokaraja

Senin, 20 April 2026

Anggota DPR PDIP Mufti Anam: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tiba-tiba dan Terlalu Tinggi, Pemerintah PHP Rakyat

Anggota DPR PDIP Mufti Anam: Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tiba-tiba dan Terlalu Tinggi, Pemerintah PHP Rakyat

Senin, 20 April 2026

Mahasiswa FK UMP Praktik Langsung Pembuatan Jamu Saintifikasi di Laboratorium Herbal

Mahasiswa FK UMP Praktik Langsung Pembuatan Jamu Saintifikasi di Laboratorium Herbal

Senin, 20 April 2026

POPULER BULAN INI

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Selanjutnya
5 Rumah Makan Nusantara Legendaris di Purwokerto, Ada Sate hingga Soto Sokaraja

5 Rumah Makan Nusantara Legendaris di Purwokerto, Ada Sate hingga Soto Sokaraja

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com