BANYUMAS — Kebakaran melanda sebuah pabrik pengolahan serabut kelapa di Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Sabtu (3/10/2026) dini hari. Pabrik tersebut memproduksi tali tambang berbahan dasar serabut kelapa atau cocofiber.
Laporan kebakaran diterima Call Center Damkar Banyumas pukul 02.42 WIB dari warga bernama Miftah. Regu 1 Pos Damkar Tan Induk langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 02.45 WIB dan tiba di lokasi pukul 02.58 WIB. Waktu respons tercatat 13 menit dengan jarak tempuh sekitar 7,7 kilometer.
Menurut keterangan saksi bernama Sayid (32), sekitar pukul 02.30 WIB ia sedang tertidur ketika mendengar suara ledakan seperti petasan. Setelah keluar dan mengecek samping rumah, ia melihat api sudah membesar. Suara ledakan diduga berasal dari mesin pembuatan tali tambang serabut kelapa. Saksi kemudian meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan api dengan alat seadanya, sementara seorang warga menghubungi Call Center Damkar Banyumas.
Pabrik milik Bpk Sangid (50) tersebut mengalami kerugian ditaksir sekitar Rp76 juta. Tidak ada korban jiwa maupun korban selamat dalam kejadian ini. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas.
Proses pemadaman dinyatakan selesai pukul 03.30 WIB. Unsur yang terlibat dalam penanganan antara lain Regu 1 Pos Damkar Tan Induk, Polsek Kedungbanteng, mitra damkar, ambulans Kitty Group, dan warga sekitar.
Kepala UPTD Damkar Banyumas, Andaru Budilaksono, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dan langsung menurunkan personel ke lokasi. “Setelah menerima laporan, petugas jaga Regu 1 langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendataan,” ujarnya.
Andaru menambahkan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut. “Penyebab kejadian masih dalam penyelidikan,” jelasnya.
Sebelumnya, pada hari yang sama, Damkar Banyumas juga menangani sejumlah kejadian kebakaran lain. Kebakaran lahan di depan Pom Karanglewas, Jl. Ajibarang-Secang, terjadi pukul 15.20 WIB akibat ulah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membakar lahan. Kebakaran cerobong serbuk kayu di Pernasidi terjadi pukul 13.05 WIB disebabkan pembakaran sampah. Kebakaran kandang ayam di Kaliori terjadi pukul 15.15 WIB akibat korsleting listrik. Terakhir, kebakaran lahan milik Pemda di Jl. Raya Gunung Tugel terjadi pukul 18.37 WIB disebabkan pembakaran sampah.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran dan segera menghubungi Call Center Damkar Banyumas di 081280079113 atau Mako Induk Purwokerto (0281) 113, 638325 jika melihat tanda-tanda kebakaran.
Pewarta : Alri Johan
Editor : Angga Saputra








