INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

43 Ribu Anak Keracunan dalam 20 Bulan, Nusantara Centre: Eksekusi MBG Terlalu Penuh KKN

Prof Yudhie: Rempah dan Herbal Bisa Jadi Senjata Strategis Indonesia di Masa Depan

Prof. Yudhie Haryono PhD

Minggu, 13 September 2026

FOKUS UTAMA – Kasus dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat. Kalangan masyarakat sipil yang tergabung dalam MBG Watch mencatat sedikitnya 43 ribu anak mengalami keracunan dalam 20 bulan, dengan 1.600 korban baru dalam tiga hari terakhir. Pemerintah dinilai belum mengambil langkah komprehensif meski jumlah korban terus bertambah.

CEO Nusantara Centre, Prof. Yudhie Haryono PhD, mengatakan pihaknya telah melakukan focus group discussion (FGD) bertema apresiasi dan kritik terhadap program MBG. Dari forum tersebut, Nusantara Centre merumuskan lima rekomendasi utama.

Pertama, pemerintah diminta berhati-hati soal anggaran dan keberlanjutan program. Menteri Keuangan perlu super cermat dan detail soal ini. Kedua, hati-hati soal eksekusi di lapangan, sebab program ini melibatkan banyak pihak. Ketiga, hati-hati soal target dan capaian karena Indonesia belum punya big data yang solid.

Keempat, hati-hati dengan dampak buruk. Sebab banyak UMKM sekarat, seperti pedagang kantin sekolah dan penjual jajanan yang kehilangan pendapatan karena anak-anak memilih makan gratis. Kelima, hati-hati dengan tata kelola. Banyak yang keracunan, sehingga BPOM dan ahli gizi perlu dilibatkan sebanyak mungkin.

“Singkatnya, niat dan tujuan bagus, tapi eksekusinya terlalu penuh KKN. Kalau manajemen dapur, anggaran, dan data beres, program ini bisa benar-benar berdampak luar biasa bagi rakyat Indonesia. Sayangnya kok belum dan tidak terlihat menuju ke sana,” ujar Yudhie.

Kasus Terbaru di Pati

Terbaru, ratusan siswa di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu MBG. Jumlah korban terus bertambah, sementara polisi masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi.

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, mengatakan pihaknya telah memeriksa saksi dari kalangan siswa maupun pihak SPPG.

“Saksi dari siswa dan SPPG yang telah kita periksa. Kita sampaikan nanti informasi yang lebih lanjut. Kita masih proses penyelidikan,” kata Dika, dilansir detikJateng, Sabtu (12/9/2026).

Dika menuturkan, selain memeriksa saksi, pihaknya juga telah mengambil sampel dari menu MBG yang diduga memicu keracunan untuk diuji di laboratorium forensik.

“Kita juga sudah ambil sampel makanan dan sisa muntahan dari para siswa untuk dilakukan uji labfor,” jelasnya.

Hingga saat ini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Dika menegaskan penyelidikan masih berlangsung.

“Kami masih melakukan penyelidikan,” imbuhnya.

Jumlah korban yang diduga mengalami keracunan dari sejumlah sekolah di Gembong, Pati, bertambah pada Jumat (11/9/2026). Korban yang sebelumnya berjumlah 259 orang menjadi 401 orang, berasal dari 4 sekolah dan 1 posyandu.

Dari data hari Jumat, sebanyak 48 orang dirawat di rumah sakit, 319 orang rawat jalan, dan sisanya sudah membaik setelah diobati.

Tim Redaksi

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Dua Kebakaran di Banyumas: Sampah di Grendeng Terbakar, Kios Kosong di Karanglewas Ludes

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Prof Yudhie: Rempah dan Herbal Bisa Jadi Senjata Strategis Indonesia di Masa Depan

43 Ribu Anak Keracunan dalam 20 Bulan, Nusantara Centre: Eksekusi MBG Terlalu Penuh KKN

Minggu, 13 September 2026

Dua Kebakaran di Banyumas: Sampah di Grendeng Terbakar, Kios Kosong di Karanglewas Ludes

Dua Kebakaran di Banyumas: Sampah di Grendeng Terbakar, Kios Kosong di Karanglewas Ludes

Minggu, 13 September 2026

Tetap Berlatih di Tengah Jadwal KKN, Fara Dian Iswondo Sumbang Juara II Karate untuk UIN Saizu di PORSI JAWARA II 2026

Tetap Berlatih di Tengah Jadwal KKN, Fara Dian Iswondo Sumbang Juara II Karate untuk UIN Saizu di PORSI JAWARA II 2026

Minggu, 13 September 2026

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com