PURWOKERTO – Sebanyak 68.121 pelanggan kereta api telah memanfaatkan fasilitas boarding gate Pintu Barat Stasiun Purwokerto untuk terintegrasi dengan layanan Trans Banyumas sepanjang Semester I tahun 2026. Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kemudahan akses transportasi umum yang saling terhubung.
Fasilitas yang diresmikan sebagai titik integrasi antarmoda ini memungkinkan pelanggan KAI melanjutkan perjalanan menuju berbagai kawasan strategis di Purwokerto dan sekitarnya tanpa kesulitan mencari transportasi lanjutan.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa Pintu Barat tidak hanya berfungsi sebagai akses alternatif masuk stasiun, tetapi juga menjadi simpul strategis yang menghubungkan moda kereta api dengan angkutan umum perkotaan.
“Di lokasi ini, pelanggan dapat langsung mengakses layanan Trans Banyumas yang melayani berbagai rute. Ini adalah bagian dari komitmen KAI untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang terintegrasi, dari awal keberangkatan hingga tiba di tujuan akhir,” ujar As’ad dalam keterangan resminya, Senin (27/7).
Selain layanan bus Trans Banyumas, kawasan Pintu Barat juga dilengkapi dengan area khusus untuk penjemputan dan pengantaran ojek online. Penataan ini memberikan pilihan lebih luas bagi pelanggan untuk memilih moda transportasi lanjutan secara praktis dan aman.
Ke depan, KAI Daop 5 Purwokerto berencana memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra transportasi lainnya. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
“Kami berharap kehadiran boarding gate ini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya sebagai akses keluar-masuk, tetapi sebagai simpul mobilitas perkotaan yang nyaman dan efisien,” tutup As’ad.
Penulis: Alri Johan
Editor : Angga Saputra






