PURBALINGGA – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah seorang pria lanjut usia yang ditemukan dalam posisi tersangkut di atas pohon kelapa di kebun warga Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, pada Sabtu (18/7/2026) siang.
Korban bernama Suhid Suparyo (65), warga Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 08.00 WIB saat hendak memetik kelapa bersama dua rekannya.
Kronologi Kejadian
Amin Riyanto, Koordinator Tim SAR Gabungan, menjelaskan bahwa peristiwa berawal ketika korban bersama Sohidi (63) dan Tursino (59) tiba di kebun milik Sutarno. Korban sempat ditawari sarapan oleh rekannya namun menolak dan langsung memanjat pohon kelapa.
“Sepuluh menit kemudian, saksi melihat korban dalam posisi diam dengan kedua kaki menggantung di atas pohon. Saksi memanggil berkali-kali dan menggoyang pohon, tetapi tidak ada respons,” ujar Amin kepada wartawan, Sabtu (18/7/2026).
Proses Evakuasi
Para saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rembang dan BPBD Purbalingga. Laporan diteruskan ke Unit Siaga SAR Banyumas pada pukul 09.50 WIB.
Tim rescue dari Unit Siaga SAR Banyumas segera diberangkatkan dan tiba di lokasi pukul 10.55 WIB. Setelah berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan melakukan asesmen situasi, proses evakuasi dimulai.
Jenazah korban berhasil dievakuasi pada pukul 12.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia. “Selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk penanganan lebih lanjut,” tambah Amin.
Dengan selesainya proses evakuasi, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 12.45 WIB. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.
Setelah proses evakuasi, jenazah korban menjalani pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dokter Puskesmas Rembang, dr. Lucky Pascalia, bersama Tim Inafis Polres Purbalingga. Usai pemeriksaan, Kapolsek Rembang menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, dokter menyatakan jenazah belum mengalami kekakuan mayat. Ditemukan luka lecet pada pergelangan tangan kiri, namun tidak ditemukan hematoma, patah tulang, maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Selain itu, pemeriksa juga mendapati adanya cairan yang keluar dari alat kelamin. Dokter memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat jam sebelum ditemukan.
Sementara itu, berdasarkan keterangan adik ipar korban, Hadi Musirin (61), warga Desa Bedagas, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit sakit perut menahun.
Polisi menyatakan tidak ditemukan adanya indikasi tindak kekerasan berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan selanjutnya menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk proses pemakaman.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra







