INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Warga Cilacap di Perantauan Dilarang Mudik, Bupati: Kita Buat Pos Penjagaan di Perbatasan

Selasa, 30 Maret 2021

Cilacap – Pemerintah Pusat sudah memberlakukan larangan mudik mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Atas larangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Cilacap menghimbau masyarakat agar tidak mudik.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menghimbau kepada masyarakat Cilacap yang sedang merantau agar tidak mudik lebaran tahun 2021 ini. Himbauan tersebut diberikan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Cilacap, serta untuk mengurangi mobilitas masyarakat pada momen mudik lebaran.

“Pemerintah Kabupaten Cilacap menghimbau kepada masyarakat di luar Cilacap, karena masih pandemi Covid 19, saya minta kalau tidak penting sekali tidak usah pulang (mudik),” ujar Bupati Tatto, usai acara pelepasan purna tugas pejabat di ruang Gadri, Selasa (30/03).

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Bupati mengatakan pihaknya saat ini masih berupaya mengendalikan dan mencegah penyebaran Covid-19, serta mengoptimalkan program vaksinasi. Menurutnya, kondisi Covid di Cilacap saat ini sudah mulai membaik, sehingga ia meminta agar mencegah penularan dari luar dengan menunda mudik ke Cilacap.

“Untuk Pegawai Negeri, TNI dan Polri memang dilarang mudik. Kita perlu dukungan teman-teman yang di luar Cilacap dihimbau agar jangan mudik dulu, kecuali memang urgent, urgent, urgent” kata Bupati Tatto.

Sementara itu, untuk rencana pengawasannya, Bupati bersama Forkopimda akan membuat pos pemantauan di perbatasan masuk Cilacap, dan akan berpatroli dengan petugas gabungan untuk penyekatan para pemudik.

Selain itu, untuk antisipasi datangnya pemudik, pihaknya juga akan memaksimalkan pengawasan hingga tingkat RT dengan melibatkan Satgas Covid-19 di Desa dan Kecamatan. Sedangkan terkait dengan tempat karantina bagi pemudik, pihaknya akan membahasnya lebih lanjut.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Cegah Pernikahan Anak, MUI dan PKK Banyumas Gelar Webinar

Selanjutnya

Harga Cabai di Cilacap Berangsur Turun, di Pasar Kroya Rawit Merah Rp 65 Ribu Per Kg

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

Kita Ramai Bicara, Sedikit Membaca 

Membaca Program MBG Melalui Pelajaran dari Sebuah Eksperimen yang Gagal

Selasa, 3 Maret 2026

HUT ke-54 Basarnas di Cilacap, Kepala SAR: Bukan Sekadar Seremonial!

HUT ke-54 Basarnas di Cilacap, Kepala SAR: Bukan Sekadar Seremonial!

Senin, 2 Maret 2026

Haru Biru di Halaman Rutan Banyumas: Warga Binaan Tampil Akustik, Ceritakan Perjalanan Perubahan Hidup

Haru Biru di Halaman Rutan Banyumas: Warga Binaan Tampil Akustik, Ceritakan Perjalanan Perubahan Hidup

Senin, 2 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Selanjutnya

Harga Cabai di Cilacap Berangsur Turun, di Pasar Kroya Rawit Merah Rp 65 Ribu Per Kg

Seorang Pemuda Embat Motor Teman Wanitanya, Modusnya Ajak ke Hotel di Baturraden

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com