Kang Mul
(Hobi Menulis Tentang Dunia Sepakbola)
Mega bintang Cristiano Ronaldo menjawab kritikan yang diarahkan kepadanya dengan menunjukkan tajinya, mengemas dua gol pada matchday ke-2 Portugal melawan Uzbekistan di Grup K, Houston, Amerika Serikat, Selasa (23/6/2026).
Ronaldo menjadi bahan kritikan dan cemoohan usai Portugal ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik Kongo pada matchday ke-1 karena tak mampu menyumbangkan sebiji gol pun.
Kemudian Ronaldo bangkit pada matchday ke-2 Portugal melawan Uzbekistan. Ronaldo bermain cemerlang, memimpin rekan-rekannya menumbangkan Uzbekistan 5-0 dengan menyumbangkan dua gol yang diciptakan di babak pertama.
Dua gol yang dicetak Cristiano Ronaldo membawa Portugal mengamankan tiga angka penuh dan menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Dua gol Ronaldo ke gawang Uzbekistan sangat berarti bagi mantan pemain Sporting CP itu, sekaligus mengakhiri puasa golnya sejak tahun 2022 di turnamen besar yang diikutinya.
Waktu yang cukup panjang bagi CR7 tanpa menghasilkan gol dalam 10 pertandingan, sejak bulan November 2022 hingga pertandingan perdana Portugal melawan Republik Demokratik Kongo.
Mantan pemain Real Madrid, Manchester United, dan Juventus itu menambah pundi-pundi golnya dan masuk daftar pemain pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia.
Ronaldo menorehkan sejarah sebagai pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda, sejak pertama kali tampil memperkuat Tim Selecao das Quinas pada Piala Dunia 2006 dengan mencetak satu gol, atau 20 tahun yang lalu.
Seperti diketahui, Ronaldo memperkuat Portugal di Piala Dunia 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026.
Pecahkan Rekor 60 Tahun Eusebio
Tak hanya itu, jumlah 10 gol dari 24 pertandingan pemain klub Al Nassr, Arab Saudi, itu melewati rekor pencetak gol terbanyak Timnas Portugal yang dipegang sang legenda Eusebio dengan sembilan gol.
Eusebio merupakan pencetak gol tersubur Timnas Portugal dengan koleksi sembilan gol yang telah bertahan selama 60 tahun atau enam dekade tanpa terpecahkan oleh pemain-pemain Timnas Portugal sejak Piala Dunia 1966 di Inggris.
Ronaldo menorehkan sejarah sebagai pemain tertua Timnas Portugal di Piala Dunia pada usia 41 tahun, serta pemain tertua sepanjang sejarah Piala Dunia yang mencetak dua gol dalam satu laga.
Produktivitas Ronaldo akan kembali diuji di pertandingan terakhir Grup K Piala Dunia 2026, saat Portugal melawan Kolombia, yang sangat menentukan langkah Portugal ke babak 32 besar.
Kolombia sudah memastikan tiket ke babak 32 besar setelah mengumpulkan 6 angka dari pertandingan dengan mengalahkan Uzbekistan dan Republik Demokratik Kongo 1-0.
Pertemuan Portugal melawan Kolombia di pertandingan terakhir matchday ke-3 menjadi harga mati. Armada asuh pelatih Roberto Martinez harus memenangkan pertandingan dan minimal bermain imbang untuk lolos ke babak 32 besar.
Ronaldo diharapkan oleh Timnas Portugal untuk terus memproduksi gol dan mempersembahkan kemenangan bagi negaranya.
Karena Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan terakhir bagi Ronaldo membela Selecao das Quinas, sekaligus mempersembahkan gelar juara Piala Dunia untuk negaranya.
Mampukah Ronaldo terus mencetak gol dan membawa Timnas Portugal meraih prestasi tertinggi di Piala Dunia 2026? Mari tunggu kiprahnya.
Gol Ronaldo di Piala Dunia
· Piala Dunia 2006 – 1 gol
· Piala Dunia 2010 – 1 gol
· Piala Dunia 2014 – 1 gol
· Piala Dunia 2018 – 4 gol
· Piala Dunia 2022 – 1 gol
· Piala Dunia 2026 – 2 gol
Karangnangka, 25 Juni 2026






