INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Cegah Fluktuasi Harga, Kemendag Andalkan Sistem Real Time di 514 Kabupaten/Kota

Cegah Fluktuasi Harga, Kemendag Andalkan Sistem Real Time di 514 Kabupaten/Kota

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso (tengah), didampingi Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono (kiri), meninjau langsung harga dan stok bahan pokok di Pasar Manis Purwokerto, Kamis (25/6/2026). (Foto : Sub Bag Prokompim Setda Banyumas)

Kamis, 25 Juni 2026

PURWOKERTO – Kabar gembira datang dari Pasar Manis Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Harga sejumlah komoditas bahan pokok (bapok) mulai menunjukkan tren penurunan, terutama pada cabai dan telur ayam. Hal ini terpantau langsung saat Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Budi Santoso, bersama Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional tersebut, Kamis (25/6/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan harga pangan tetap stabil serta ketersediaan pasokan tercukupi menjelang dinamika ekonomi terkini. Tak hanya dua pejabat utama, rombongan juga melibatkan kepala dinas terkait dan perwakilan Perum Bulog guna mengecek langsung rantai distribusi di lapangan.

Berdasarkan pemantauan langsung di sejumlah kios, harga cabai rawit yang sempat melambung kini turun drastis ke kisaran Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram. Begitu pula dengan telur ayam yang kini dibanderol Rp25.000 per kilogram, serta daging ayam yang menyentuh angka Rp36.000 per kilogram.

Mendag Budi Santoso mengapresiasi penurunan ini, namun ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan harga demi keberlangsungan peternak dan petani.

“Jika harga terlalu rendah, kasihan peternak. Jika di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), kasihan konsumen. Kita cari titik temu yang adil bagi semua,” ujar Budi di sela-sela peninjauan.

Untuk menyikapi penurunan harga telur dan daging ayam, pihaknya langsung berkoordinasi dengan sektor perhotelan, restoran, kafe, hingga ritel modern. Langkah ini diambil untuk menyerap kelebihan produksi agar harga tidak jatuh di bawah biaya produksi yang merugikan peternak.

Sistem Pemantauan Real Time dan Evaluasi Harga

Untuk menjaga kestabilan ke depan, Kementerian Perdagangan mengandalkan Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok yang terintegrasi. Sebanyak 550 kontributor di 514 kabupaten/kota di Indonesia bertugas mengecek harga dan pasokan setiap hari, dengan data yang diperbarui secara real time.

“Petugas di lapangan setiap hari mengecek harga dan pasokan, kemudian data itu langsung masuk ke sistem pusat. Ini penting agar kebijakan yang diambil cepat dan tepat sasaran,” jelasnya.

Tak hanya sebagai ajang kontrol harga, kehadiran Mendag dan Bupati di Pasar Manis dinilai efektif menjadi pengingat bagi para pedagang untuk tetap mematuhi ketentuan HET. Sementara itu, meski secara umum stabil, pemerintah mencatat adanya kenaikan tipis pada komoditas daging sapi. Untuk itu, evaluasi menyeluruh terkait pasokan dan distribusi akan terus dilakukan.

“Langkah ini agar kebijakan yang diterapkan bisa menjaga stabilitas harga pangan nasional ke depannya,” pungkas Budi Santoso.

Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Luminor Hotel Purwokerto Sambut Musim Liburan, Hadir di Skybridge Holiday Daop 5 Purwokerto

Selanjutnya

Empat Mantan Karyawan Kedai Tuas Diperiksa sebagai Saksi Kasus Bank Mandiri Taspen Purwokerto

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Pria Hilang 3 Hari di Hutan Cilacap Ditemukan, Sempat Ngaku Tak Mau Pulang

Pria Hilang 3 Hari di Hutan Cilacap Ditemukan, Sempat Ngaku Tak Mau Pulang

Kamis, 25 Juni 2026

259 Desa di Banyumas Siap Pilkades 2027, Pansus Kejar Target Sosialiasi

259 Desa di Banyumas Siap Pilkades 2027, Pansus Kejar Target Sosialiasi

Kamis, 25 Juni 2026

Nelayan Tua Tercebur di Perairan Cilacap, Hingga Sore Belum Ditemukan

Nelayan Tua Tercebur di Perairan Cilacap, Hingga Sore Belum Ditemukan

Kamis, 25 Juni 2026

Selanjutnya
Empat Mantan Karyawan Kedai Tuas Diperiksa sebagai Saksi Kasus Bank Mandiri Taspen Purwokerto

Empat Mantan Karyawan Kedai Tuas Diperiksa sebagai Saksi Kasus Bank Mandiri Taspen Purwokerto

Nelayan Tua Tercebur di Perairan Cilacap, Hingga Sore Belum Ditemukan

Nelayan Tua Tercebur di Perairan Cilacap, Hingga Sore Belum Ditemukan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com