Kang Mul
(Hobi Menulis Tentang Dunia Sepakbola)
Timnas Jerman memastikan tiket babak 32 Besar usai berhasil mengalahkan Timnas Pantai Gading 21- pada matchday ke-2 Group E di Stadion Toronto Ontario Kanada Minggu (20/6/2026) dini hari WIB.
Kemenangan tak mudah yang diraih Jerman harus bersusah payah melalu perjuangan melelahkan menghadapi perlawanan sengit pemain pemain Pantau Gading .
Pasukan arahan pelatih Jurgen Nagelsmain tertinggal terlebih dahulu dari Pantai Gading 0-1 pada babak pertama lewat gol yang diciptakan Frank Kessie di menit ke 30 .
Deniz Undav yang masuk di babak kedua menjadi pahlawan Timnas Jerman dengan menyumbang dua gol memastikan kemenangan atas Timnas asal Benua Afrika .
Sebelumnya di matchday ke-1 Jerman memetik tiga angka penuh usai pesta gol melawan debutan Timnas Curracao dengan skor 7-1
Keberhasilan Jerman melangkah ke babak 32 Besar merupakan prestasi selangkah lebih maju dibandingkan keikutsertaan Timnas Jerman dua edisi sebelumnya Piala Dunia 2018 dah Piala Dunia 2022 .
Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018
Menengok ke belakang, skuad Der Panzer, julukan Timnas Jerman, dibawah arahan pelatih Joachim Loew secar tragis tersingkir di babak penyisihan grup. Jerman datang dengan status juara dunia 2014 dengan materi mayoritas pemain yang berjaya di Piala Dunia 2014 di Brasil tak berdaya hancur lebur dikalahkan Meksiko 0-1 dan Korea Selatan 0-2 .dan menang atas Swedia 2-1
Jerman akhirnya bertengger di dasar klasemen Grup dengan mengemas tiga angka dari tiga pertandingan dua kali kalah dan satu kali menang .
Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2022
Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2022 menyisakan kepedihan luar biasa bagi pendukung fanatiknya yang saat itu sangat berharap banyak kepada tangan dingin pelatih Hansi Flick
Prestasi mentereng Hansi Flick saat membawa raksasa Bundesliga Jerman Bayern menjadi rujukan kesuseksan melatih timnas yang populer dengan julukan Der Panser. Tetapi Hansi Flick tak berkutik. Dia gagal total dan Timnas Jerman harus pulang terlalu dini dari Piala Dunia 2022 Qatar setelah kandas di penyisihan group E.
Di laga perdana Timnas Jerman dipermalukan Jepang 1-2, pada legs kedua ditahan imbang 1-1 oleh Spanyol dan di partai terakhir menang melawan Kostarika
Timnas Jerman berada di peringkat ketiga dibawah Jepang dan Spanyol yang masing masing yang menjadi juara dan Runner up Group E. Belajar dari dua kegagalan Jerman di dua Piala Dunia sebelumnya Federasi Sepakbola Jerman (DFB ) memanggil pelatih muda berbakat Julien Nagelsmain menjadi nahkoda baru Timnas Jerman.
Mantan pelatih Bayern Muenchen itu didapuk menjadi pelatih Timnas Jerman menggantikan pelatih sebelumnya Hansi Flick yang gagal total di Piala Dunia dan Piala Eropa.
Hansi Flick kini menjadi pelatih Barcelona yang diharapkan membawa angin segar Timnas Jerman berbekal sukses membesut klub raksasa Bundesliga Jerman Bayern Munchen dengan deretan Thropy juara tak mampu mengangkat pamor Tim Panser Jerman .
Langkah berani Federasi Sepakbola Jerman memberi kepercayaan Julien Nagelsmain untuk membangun generasi baru merupakan strategi yang tepat melakukan perubahan Timnas Jerman.
Kini Timnas Jerman dihiasi pemain pemain baru yang menjadi tulang punggung menjadi andalan menggantikan generasi lama agar skuad De manchaf kembali kompetitif di Eropa dan Internasional.
Kiprah Timnas Jerman di babak 32 Besar sangat dinantikan. Apakah mampu melangkah ke babak 16 besar kemudian ke babak lebih tinggi atau kandas. Kita tunggu penampilan Timnas Jerman yang dikenal sebagai Timnas Spesialis Turnamen.






