BANYUMAS – Wakil Ketua DPRD Banyumas, Muh. Erlangga Adinugraha S.M, yang akrab disapa Eric, menyatakan pihaknya akan meneruskan seluruh aspirasi yang disampaikan ke pemerintah pusat, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN).
“Otomatis kami sebagai wakil rakyat akan melanjutkan aspirasi ini sampai ke Pak Presiden. Minimal sampai ke orang-orang di sekitar Pak Presiden, ke pemerintah tentunya, juga ke BGN,” tegas wakil rakyat dari Partai Gerindra ini.
Ia menilai program MBG sangat bermanfaat, terutama dalam menggerakkan ekonomi masyarakat kecil. Namun, Eric juga mengakui masih ada beberapa persoalan tata kelola yang perlu diperbaiki sesuai petunjuk teknis dan SOP yang berlaku.
“Mungkin ada dapur-dapur yang kurang baik, kalau bisa diperbaiki. Karena sekarang sudah mulai banyak dapur yang sangat baik dan menu-menu yang sangat bermanfaat untuk masyarakat, khususnya untuk yang B3,” ujarnya.
Aksi Damai, DPRD Siap Hadir Untuk Mereka
Menanggapi rencana aksi 26 Juni, Eric mengingatkan agar aksi berlangsung damai dan tetap berkoordinasi dengan pihak berwenang.
“Aksi itu bagian dari kegiatan berdemokrasi. Yang penting aksi damai dan jangan sampai terprovokasi. Saya lihat tadi aksinya adalah aksi yang baik, aksi yang damai, mereka akan mendukung keberlanjutan program-program Pak Presiden,” tuturnya.
Eric bahkan menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam aksi tersebut guna menyerap langsung aspirasi para relawan.
“Kami sifatnya di daerah hanya bisa menjadi jembatan untuk mengantarkan aspirasi. Pasti akan kami antarkan setelah nanti di pemerintah pusat,” pungkasnya.
Para relawan dan paguyuban berharap program MBG yang selama ini berjalan dapat terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat Banyumas, baik dari sisi penerima manfaat maupun penggerak ekonomi di sekitar dapur MBG.
Diketahui, perwakilan relawan, pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan supplier Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Banyumas mendatangi DPRD setempat, Selasa (23/6/2026). Mereka mengadukan dampak peliburan program selama tiga minggu yang dinilai merugikan banyak pihak.
Audiensi berlangsung di ruang rapat Komisi IV DPRD Banyumas. Para perwakilan diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Banyumas, Muh Erlangga Nugraha, Ketua Komisi IV Dukha Ngabdul Latif, serta anggota komisi lainnya, Rachmat Imanda dan Balqis Fadillah.
Tak hanya menyampaikan aspirasi, perwakilan relawan, Taufik, mengumumkan rencana aksi damai pada Jumat, 26 Juni 2026. Aksi tersebut bertujuan menyuarakan keberlanjutan program MBG yang dinilai telah menggerakkan ekonomi masyarakat kecil.
Relawan Terancam Kehilangan Satu-Satunya Penghasilan
Bendahara Paguyuban SPPG Banyumas, Martono, mengungkapkan bahwa peliburan operasional selama tiga minggu membuat para relawan kehilangan sumber pendapatan utama.
“Relawan sudah mengandalkan mata pencaharian melalui dapur. Penghasilan dibayarkan dua minggu sekali. Kalau libur sampai tiga minggu, dia akan kehilangan penghasilan yang selama ini menjadi andalan,” ujar Martono usai audiensi.
Penulis : Angga Saputra








