NASIONAL – Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi memasuki hari ke-20 fase kepulangan. Hingga Minggu (21/6/2026), sebanyak 135.872 orang atau sekitar 66 persen dari total jemaah dan petugas haji Indonesia telah tiba kembali di Tanah Air.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff, mengungkapkan bahwa hari ini merupakan hari ke-62 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Sebanyak 347 kloter telah sukses diterbangkan dengan membawa 134.484 jemaah dan 1.388 petugas.
“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah dari Arab Saudi menuju Indonesia terus berlangsung dengan baik,” ujar Maria dalam konferensi pers di Makkah, Minggu (21/6/2026).
Rincian Kepulangan
Gelombang Pertama (Bandara Jeddah):
· 267 kloter telah diberangkatkan
· 103.687 jemaah dan 1.066 petugas
· Total kepulangan: 104.753 orang
Gelombang Kedua (Bandara Madinah):
· 87 kloter telah diberangkatkan
· 33.297 jemaah dan 349 petugas
· Total kepulangan: 33.646 orang
Jemaah Haji Khusus:
· 15.802 orang telah kembali
· Terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas
Pergerakan ke Madinah
Saat ini, pergerakan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah masih berlangsung. Sebanyak 244 kloter telah diberangkatkan dengan membawa 92.861 jemaah dan 976 petugas, total 93.837 orang.
Maria menegaskan bahwa pendorongan terakhir jemaah dari Makkah ke Madinah dijadwalkan pada Senin (22/6/2026) pukul 08.00 WAS. Seiring berakhirnya pergerakan tersebut, layanan Bus Shalawat juga akan dihentikan pada hari yang sama pukul 12.00 WAS.
Menjelang akhir masa operasional, Maria menyampaikan sejumlah imbauan penting:
1. Bagi jemaah di Makkah: Menyesuaikan aktivitas dengan jadwal keberangkatan, mempersiapkan koper dan barang bawaan lebih awal, memastikan dokumen perjalanan tersimpan aman, serta tetap berkoordinasi dengan ketua kloter dan petugas.
2. Bagi jemaah di Madinah: Memanfaatkan waktu dengan memperbanyak ibadah secara tertib, menjaga kondisi kesehatan, memilih aktivitas sesuai kemampuan, cukup beristirahat, menjaga pola makan dan kebutuhan cairan, serta mengonsumsi obat secara teratur sesuai anjuran tenaga kesehatan.
3. Menjelang kepulangan: Memastikan paspor, kartu identitas haji, boarding pass, dan barang bawaan tersimpan dengan baik. Koper dan tas kabin diberi identitas jelas untuk menghindari tertukar.
4. Larangan penting: Jemaah tidak diperbolehkan memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin. Air zamzam telah disiapkan dan akan dibagikan secara resmi di debarkasi masing-masing.
Maria menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah atas kedisiplinan dan kepatuhan selama menjalankan rangkaian ibadah, serta kepada seluruh petugas, tenaga kesehatan, dan unsur pendukung yang terus bekerja memberikan layanan terbaik.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan seluruh otoritas terkait atas dukungan dan kerja sama yang baik selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Kami mengajak seluruh jemaah untuk terus menjaga kesehatan serta mempertahankan nilai-nilai kemabruran yang telah ditempa selama berada di Tanah Suci. Kesabaran, kedisiplinan, kepedulian, persaudaraan, dan keikhlasan hendaknya menjadi bekal untuk menghadirkan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan umat,” pungkas Maria.
“Dari Tanah Suci untuk Negeri, membawa pulang kemabruran dan menebarkan manfaat bagi peradaban.”
Penulis: Alri Johan
Editor : Angga Saputra






