BANYUMAS – Warga Desa Kranggan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan di teras Musala Al Fatah, Grumbul Pejagan, Minggu (24/5/2026) pagi. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sehat di dalam sebuah tas warna hitam.
Penemuan bermula sekitar pukul 07.00 WIB. Seorang warga yang hendak pergi ke sawah mendengar suara tangisan dari arah musala yang berada di tepi Jalur Ajibarang-Bumiayu.
Karena penasaran, warga itu mendekati sumber suara. Ia kaget mendapati seorang bayi laki-laki terbaring di dalam tas yang diletakkan di teras musala.
Diduga Ditinggal Dini Hari
Kepala Desa Kranggan, Romli Haryadi, mengatakan bayi tersebut diduga telah ditinggalkan sejak dini hari. Bahkan, ada warga yang mengaku sempat mendengar suara tangisan bayi sekitar pukul 01.00 WIB, namun tidak tahu persis sumbernya.
“Warga mendengar ada bayi menangis di musala. Sebenarnya tadi malam sekitar jam satu ada warga yang samar-samar mendengar suara tangisan. Bayi itu ditemukan dalam kondisi sehat, bagus, jenis kelamin laki-laki dan berada di dalam tas warna hitam,” ujar Romli kepada media.
Setelah ditemukan, bayi segera diperiksa oleh bidan dari Puskesmas Pekuncen I. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi bayi baik dan diduga baru dilahirkan sekitar dua hari lalu.
Petugas kesehatan menemukan sejumlah indikasi bahwa persalinan kemungkinan dilakukan di fasilitas kesehatan. Hal itu terlihat dari adanya cap tapak kaki bayi serta bayi yang sudah mendapatkan imunisasi Hepatitis B dosis nol (HB 0).
“Dari pemeriksaan, diduga bayi ini lahir sekitar dua hari lalu di fasilitas kesehatan. Ada cap tapak kaki bayi dan sudah mendapat imunisasi HB 0. Kondisi tali pusarnya juga masih basah,” tambahnya.
Saat ini, bayi tersebut masih menjalani perawatan di Puskesmas Pekuncen I untuk memastikan kondisinya tetap stabil.
Sementara itu, pihak Polsek Pekuncen tengah melakukan penelusuran guna mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut di musala.
Penulis : Angga Saputra







