INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Pakar UMP: Koperasi Desa Merah Putih Bukan Sekadar Proyek, Harus Hidup dari Peran Anggota

Pakar UMP: Koperasi Desa Merah Putih Bukan Sekadar Proyek, Harus Hidup dari Peran Anggota

Assoc. Prof. Akhmad Darmawan, Ph.D. (Foto : Humas UMP)

Selasa, 19 Mei 2026

PURWOKERTO – Program prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yakni Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong kemandirian desa. Namun, keberhasilan program ini tidak cukup hanya mengandalkan modal atau intervensi pemerintah.

Pakar koperasi dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Assoc. Prof. Akhmad Darmawan, Ph.D., menegaskan bahwa koperasi harus tetap berpijak pada prinsip dasar, terutama partisipasi aktif anggota.

Menurut Darmawan, tantangan terbesar implementasi KDMP bukan hanya pada pembentukan kelembagaan, tetapi bagaimana memastikan koperasi benar-benar hidup melalui keterlibatan nyata para anggotanya.

“Koperasi itu bukan hanya soal administrasi atau pembentukan organisasi. Yang paling penting adalah partisipasi aktif anggotanya. Ketika anggota terlibat dalam aktivitas ekonomi, menggunakan layanan, dan ikut mengambil keputusan, maka koperasi akan tumbuh sehat dan berkelanjutan,” ujarnya di Purwokerto, Selasa (13/5/26).

Ia menjelaskan, dalam konsep koperasi terdapat prinsip dual identity, di mana anggota memiliki dua peran sekaligus: sebagai pemilik (owner) sekaligus pengguna layanan (customer). Tanpa partisipasi ekonomi yang kuat dari anggota, koperasi berpotensi kehilangan jati diri dan berubah menjadi proyek administratif tanpa dampak nyata.

Darmawan menilai KDMP berpotensi menjadi instrumen strategis untuk memperkuat sektor pertanian, perdagangan lokal, UMKM, hingga ketahanan pangan nasional. Namun, potensi itu hanya akan terwujud jika pengelolaan koperasi dilakukan secara profesional, transparan, dan demokratis.

“Kalau koperasi hanya berdiri secara formal tanpa aktivitas ekonomi riil dari anggotanya, maka sulit berkembang. Pemerintah, pengurus, dan masyarakat desa harus memastikan KDMP benar-benar menjadi gerakan ekonomi rakyat, bukan sekadar program jangka pendek,” tegasnya.

Lebih jauh, pendekatan berbasis koperasi dinilai sangat relevan dengan semangat ekonomi Pancasila karena menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi, bukan sekadar objek kebijakan.

“Kalau dijalankan sesuai prinsip koperasi, KDMP bisa menjadi model pembangunan ekonomi desa yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan. Tapi kalau hanya berbasis proyek, daya tahannya akan lemah,” pungkasnya.

Dengan pendekatan yang tepat, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat menjadi fondasi pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan kedaulatan ekonomi nasional dari tingkat desa.

Penulis : Alri johan
Editor : Angga saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Target 1 Ponpes 1 Barbershop, Baznas Gandeng RMI Banyumas Latih 80 Santri dari 47 Ponpes

Selanjutnya

Tagihan Sewa Alat Medis Rp729 Juta Tak Dibayar, RSI Purwokerto Terancam Somasi

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Transaksi Mobil Berujung Penipuan, Polresta Banyumas Amankan Pria Inisial RW

Transaksi Mobil Berujung Penipuan, Polresta Banyumas Amankan Pria Inisial RW

Selasa, 19 Mei 2026

Tagihan Sewa Alat Medis Rp729 Juta Tak Dibayar, RSI Purwokerto Terancam Somasi

Tagihan Sewa Alat Medis Rp729 Juta Tak Dibayar, RSI Purwokerto Terancam Somasi

Selasa, 19 Mei 2026

Pakar UMP: Koperasi Desa Merah Putih Bukan Sekadar Proyek, Harus Hidup dari Peran Anggota

Pakar UMP: Koperasi Desa Merah Putih Bukan Sekadar Proyek, Harus Hidup dari Peran Anggota

Selasa, 19 Mei 2026

Selanjutnya
Tagihan Sewa Alat Medis Rp729 Juta Tak Dibayar, RSI Purwokerto Terancam Somasi

Tagihan Sewa Alat Medis Rp729 Juta Tak Dibayar, RSI Purwokerto Terancam Somasi

Transaksi Mobil Berujung Penipuan, Polresta Banyumas Amankan Pria Inisial RW

Transaksi Mobil Berujung Penipuan, Polresta Banyumas Amankan Pria Inisial RW

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com