INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Pesan untuk Ketua Ikasmansa dari Noer Sigit: “Nakhoda Jauh dari Kapal, Kapal Akan Oleng”

Pesan untuk Ketua Ikasmansa dari Noer Sigit: “Nakhoda Jauh dari Kapal, Kapal Akan Oleng”

Mas Wigrantoro Noer Sigit, SH, MH (istimewa)

Jumat, 8 Mei 2026

PURWOKERTO – Alumni SMANSA Purwokerto angkatan 1979, Mas Wigrantoro Noer Sigit, SH, MH, menegaskan bahwa domisili ketua umum Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Purwokerto (Ikasmansa) sebaiknya berada di kota Purwokerto.

Pernyataan itu disampaikan di tengah proses pemilihan ketua umum Ikasmansa periode 2026–2030 dalam agenda Rembug Ageng sebagai forum musyawarah tertinggi alumni yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei 2026.

Menurut pria yang akrab disapa Sigit ini, ada tiga alasan utama mengapa ketua alumni perlu berdomisili di Purwokerto: kehadiran, akses, dan kepercayaan.

Koordinasi Lebih Mudah

Sigit menjelaskan, ketua yang tinggal di Purwokerto dapat menghadiri rapat dadakan dengan sekolah, seperti undangan kepala sekolah, acara wisuda, atau penanganan masalah mendesak.

“Tidak perlu menunggu tiket pesawat atau izin cuti panjang,” ujarnya kepada indiebanuumas.com, Jumat (8/5/2026).

Ia menilai eksekusi program seperti bakti sosial, reuni akbar, atau mentoring siswa akan lebih efektif jika ketua dapat melakukan survei lokasi, bertemu vendor, dan mengurus izin secara langsung.

“Kalau ketua di luar kota, semua bersifat delegatif dan rawan miskomunikasi,” katanya Sigit, yang pernah menjabat sebagai Ketua OSIS SMA Negeri 1 Purwokerto pada 1978.

Tak hanya itu, hubungan harian dengan guru pensiunan, takziah, hingga sekadar mengunjungi kantin sekolah juga dinilai penting untuk menjaga kedekatan emosional antara alumni dan sekolah.

Akses Sumber Daya Lokal

Sigit menambahkan, ketua yang berdomisili di Purwokerto memiliki akses lebih baik terhadap jaringan sponsor dan pemerintah daerah.

“Proposal ke perusahaan lokal, Disdik, atau walikota lebih mudah jika bertemu langsung. Mitra pun lebih percaya jika ketuanya ‘orang sini’,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa ketua yang tinggal di kota yang sama akan lebih tahu kondisi riil sekolah, mulai dari gedung bocor, kekurangan laboratorium komputer, hingga kebutuhan pelatih ekstrakurikuler.

“Mobilisasi alumni muda juga lebih mudah karena banyak fresh graduate masih di Purwokerto,” kata Sigit.

Simbol dan Kepercayaan

Dari sisi legitimasi, Sigit menyebut anggota alumni, terutama yang sepuh, cenderung lebih sreg jika pucuk pimpinan berada di dekat almamater.

“Kesannya tidak meninggalkan sekolah,” ujarnya.

Soal keuangan, ia mengingatkan bahwa kas alumni kerap mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Dengan ketua yang berdomisili di kota yang sama, audit dadakan bisa dilakukan secara transparan.

Dalam situasi krisis, seperti siswa terkena musibah atau sekolah terkena isu negatif, ketua bisa menjadi juru bicara langsung di lokasi.

“Kalau jauh, kesannya lepas tangan,” kata Sigit.

Meski demikian, Sigit mengakui ada pengecualian. Domisili bisa ditoleransi jika ketua adalah tokoh nasional dengan jaringan sangat kuat, atau memiliki wakil ketua dan sekretaris jenderal yang solid di Purwokerto.

Menurutnya, banyak organisasi alumni kini menerapkan sistem hybrid, yaitu ketua di Jakarta tetapi memiliki chapter aktif di kota asal.

“Intinya, ketua adalah nakhoda harian. Kalau nakhoda jauh dari kapal, kapal tetap berjalan tetapi lambat dan mudah oleng,” pungkasnya.

Profil Singkat

Mas Wigrantoro Noer Sigit, SH, MH adalah tokoh di Kabupaten Banyumas yang dikenal aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan sosial. Berdasarkan data per 2025-2026, ia tercatat sebagai:

· Ketua BPK-45 Banyumas
· Pengurus ORARI Lokal Banyumas

Penulis : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Bupati Sadewo Lepas Kontingen Pramuka Banyumas Menuju Pesta Siaga Jateng 2026

Selanjutnya

Ketua MUI Banyumas: ‘Sultan Nusantara’ Dinilai Tak Paham Agama

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Prof. Norman Paparkan 5 Program Prioritas 100 Hari Kerja Jika Jadi Ketua Ikasmansa

Prof. Norman Paparkan 5 Program Prioritas 100 Hari Kerja Jika Jadi Ketua Ikasmansa

Jumat, 8 Mei 2026

Aliansi Soedirman Melawan Desak Polresta Banyumas Usut Tuntas Kasus Kekerasan Seksual dan Penganiayaan di Unsoed

Aliansi Soedirman Melawan Desak Polresta Banyumas Usut Tuntas Kasus Kekerasan Seksual dan Penganiayaan di Unsoed

Jumat, 8 Mei 2026

Kontroversi “Sultan Nusantara” di Banyumas: Larangan Makan Sosis hingga Vaksin, Kerugian Puluhan Juta

Ketua MUI Banyumas: ‘Sultan Nusantara’ Dinilai Tak Paham Agama

Jumat, 8 Mei 2026

Selanjutnya
Kontroversi “Sultan Nusantara” di Banyumas: Larangan Makan Sosis hingga Vaksin, Kerugian Puluhan Juta

Ketua MUI Banyumas: 'Sultan Nusantara' Dinilai Tak Paham Agama

Aliansi Soedirman Melawan Desak Polresta Banyumas Usut Tuntas Kasus Kekerasan Seksual dan Penganiayaan di Unsoed

Aliansi Soedirman Melawan Desak Polresta Banyumas Usut Tuntas Kasus Kekerasan Seksual dan Penganiayaan di Unsoed

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com