PURWOKERTO – Prestasi membanggakan datang dari para atlet karate Kabupaten Banyumas. Bertanding dalam ajang National Karate Championship Piala Wira Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah 2026, mereka berhasil membawa pulang tiga medali sekaligus.
Tiga medali tersebut terdiri dari dua perak dan satu perunggu. Berikut rincian perolehan medali para atlet binaan Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Banyumas:
· Medali Perak – Kelas Kumite -65 kg Junior Putra: Hifza Wahyu Raditya
· Medali Perak – Kelas Kumite +68 kg Senior Putri: Desta Aranda Alif
· Medali Perunggu – Kelas -35 kg Pra Pemula Putra: Raden Elfen Surya Atmaja
Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto. Melalui Bidang Intelijen, Kejari Purwokerto bekerja sama dengan FORKI Kabupaten Banyumas memberangkatkan enam atlet karateka terbaik ke kejuaraan bergengsi tersebut.
Kejuaraan nasional ini berlangsung pada 24-26 April 2026 di GOR Jatidiri, Kota Semarang. Ajang ini tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga wadah aktualisasi dan pembuktian prestasi bagi atlet karate dari berbagai provinsi. Sistem yang digunakan profesional, wasit berlisensi nasional, serta mengacu pada peraturan FORKI dan WKF terbaru.
Apresiasi untuk Dukungan Kejari Purwokerto
Ismail Wahyudi, S.M., selaku perwakilan FORKI Kabupaten Banyumas, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kejari Purwokerto.
“Dukungan moril, motivasi, serta fasilitasi yang diberikan selama kejuaraan sangat berarti. Hal ini menjadi penyemangat bagi para atlet untuk tampil percaya diri dan memberikan hasil terbaik demi membawa nama baik Banyumas di tingkat Jawa Tengah,” ujar Ismail.
Momentum Mengukur Kemampuan di Level Nasional
Kepala Kejari Purwokerto, Slamet Jaka Mulyana, S.H., M.H., melalui Kasi Intelijen Huda Hazamal Hedy menjelaskan, keikutsertaan atlet Banyumas menjadi momentum berharga untuk mengukur kemampuan di level nasional.
“Ini ajang menguji kemampuan atlet dan perguruan, sekaligus memperkuat pengalaman bertanding di luar wilayah asal,” ujar Huda.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berprestasi, menjunjung sportivitas, dan menginspirasi generasi muda Banyumas. Sinergi antara FORKI dan Kejari Purwokerto pun diharapkan terus berlanjut dalam pembinaan olahraga karate ke depan.
“Terus melangkah, terus berjuang, dan raih prestasi terbaik,” pesan Ismail mengakhiri pernyataannya. (Angga Saputra)








