NGULIK HOUSE hadir sebagai ruang baru di tengah suasana santai Sokaraja, Banyumas. Kedai kopi ini mengusung konsep slow bar yang mengajak pengunjung menikmati kopi secara perlahan, ditemani pengalaman tarot reading dalam suasana hangat dan personal.
Berbeda dari sekadar tempat ngopi biasa, Ngulik House ingin menawarkan pengalaman yang lebih bermakna. Setiap minuman disiapkan dengan penuh perhatian—proses penyajiannya menjadi bagian dari kenikmatan itu sendiri.
Bukan hanya kopi, kedai ini juga menyediakan kombucha dan artisanal tea sebagai variasi bagi pengunjung.
Filosofi “Ngulik” dari Bang Ep
“Ngulik itu kan filosofinya dari Bahasa Jawa, itu proses latihan. Nah, di sini yang aku terapin dari ngulik itu nggak sebatas dari produk doang, tapi semuanya—entah itu karakter, tempat, suasana—itu yang aku ulik semua,” ujar Bang Ep, pemilik sekaligus barista satu-satunya di Ngulik House.
Lokasinya memang sedikit jauh dari pusat Kota Purwokerto, berada di tengah perumahan. Namun justru itulah yang membuat ruang terasa lebih personal dan bermakna. Konsep slow bar juga membuka interaksi lebih dekat antara barista dan pengunjung, menciptakan pengalaman yang intim.
Tarot Reading: Hiburan dengan Sistem Tip
Salah satu daya tarik utama Ngulik House adalah layanan pembacaan tarot yang dikemas sebagai hiburan ringan. Pengunjung bisa mencoba sesi tarot dengan sistem tip seikhlasnya—terasa santai dan mudah diakses.
Perpaduan antara kopi, kombucha, artisanal tea, dan tarot inilah yang membedakan Ngulik House dari tempat ngopi lain di Sokaraja dan sekitarnya.
Bukan Sekadar Tempat Ngopi
Melalui konsep unik ini, Ngulik House tidak hanya menjadi tempat menikmati minuman, tetapi juga ruang untuk bereksplorasi, bersantai, dan menemukan makna kecil di tengah rutinitas sehari-hari.
Lokasi: Perumahan di Sokaraja, Banyumas (sedikit dari pusat Purwokerto)
Fasilitas: Slow bar, tarot reading (tip sukarela), kombucha, artisanal tea
Penulis: Hanna Selsabella Mayestika








