INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

10 Buku Best Seller di Gramedia Purwokerto: Novel Masih Primadona, dari “Seporsi Mi Ayam Sebelum Mati” hingga “Sang Alkemis”

10 Buku Best Seller di Gramedia Purwokerto: Novel Masih Primadona, dari “Seporsi Mi Ayam Sebelum Mati” hingga “Sang Alkemis”

Deretan sepuluh buku terlaris di rak Best Seller Gramedia Gelora Indah Purwokerto. Mulai dari novel Seporsi Mi Ayam Sebelum Mati hingga Sang Alkemis, rak ini menjadi yang paling menyedot perhatian pengunjung. (Foto : Mia Eka Pramistya)

Senin, 20 April 2026

Di antara jejeran rak buku di Gramedia Gelora Indah Purwokerto, rak “BEST SELLER” menjadi salah satu yang paling menarik perhatian pengunjung. Sepuluh jenis buku paling diminati saat ini ditata rapi sesuai tingkat kepopulerannya, mulai dari novel hingga buku self-improvement.

Menariknya, perubahan minat pembaca di gerai ini akhir-akhir ini tak begitu terasa. Seorang pegawai magang di Gramedia Gelora Indah Purwokerto, Neira mengungkapkan, “Sebenarnya masih sama saja, semua jenis buku ada yang mencari. Tapi, biasanya novel yang lebih sering dicari, apalagi sama perempuan.”

Fenomena itu menunjukkan bahwa masyarakat Purwokerto lebih menyukai bacaan emosional yang menyentuh hati seperti novel, meskipun buku self-improvement masih menjadi pilihan kedua.

Berikut 10 buku terlaris di Gramedia Gelora Indah Purwokerto:

1. Seporsi Mi Ayam Sebelum Mati – Brian Khrisna

Novel tentang Ale, pria 37 tahun yang depresi dan berencana bunuh diri, namun menundanya demi menikmati seporsi mi ayam langganan. Buku ini direkomendasikan bagi pecinta genre slice-of-life yang ingin menyelami perjalanan mencintai diri sendiri dan memaknai hidup.

2. Rumah – J.S. Khairen

Mengisahkan Ria, seorang travel planner berusia 27 tahun yang telah berkeliling dunia tetapi masih merasa hampa. Novel ini mengupas makna “rumah” sebagai tempat untuk pulang, dikemas dengan konflik dan pesan mendalam.

3. Dompet Ayah Sepatu Ibu – J.S. Khairen

Novel laris karya J.S. Khairen lainnya. Bercerita tentang perjuangan Zena dan Asrul, dua anak dari keluarga kurang mampu di Sumatera Barat. Cocok bagi pembaca yang menyukai kisah berlatar keluarga, pendidikan, dan kerja keras.

4. Laut Bercerita – Leila S. Chudori

Novel legendaris yang terjual lebih dari 500 ribu eksemplar. Berlatar tahun 90-an tentang penculikan aktivis mahasiswa bernama Laut dan kawan-kawan. Fakta menariknya, novel ini terinspirasi dari kisah nyata di tahun 1998 saat Indonesia berada di era Orde Baru. Cocok untuk pecinta sejarah dan politik.

5. Janji – Tere Liye

Menginspirasi pembaca dengan kisah perjalanan tiga santri nakal—Hasan, Baso, dan Kahar—yang dihukum mencari Bahar, santri legendaris dengan masa lalu kelam, untuk menemukan arti sejati menepati janji dan kemuliaan hidup.

6. Sang Eksekutor – Tere Liye

Novel thriller politik terbaru 2026 ini mengisahkan sosok misterius yang membunuh petinggi negeri; menteri, jenderal, dan hakim, di tengah kekacauan hukum. Buku ini merupakan kelanjutan dari “Teruslah Bodoh Jangan Pintar.” Catatan: Tidak disarankan bagi pembaca yang memiliki trauma khusus karena terdapat adegan-adegan tertentu yang mendistraksi.

7. The Psychology of Money – Morgan Housel

Buku self-improvement yang mengeksplorasi bagaimana perilaku dan emosi manusia mempengaruhi keputusan finansial. Berbeda dari buku finansial pada umumnya yang penuh angka dan grafik, buku ini menekankan bahwa kesuksesan ditentukan oleh soft skills.

8. 3726 MDPL – Nurwina Sari

Novel romansa populer yang diangkat dari Alternative Universe (AU). Berfokus pada kisah cinta Rangga Raja, mahasiswa kehutanan, dengan adik tingkatnya, Andini Hangura, berlatar pendakian Gunung Rinjani. Buku ini sukses besar berkat gaya bahasa puitis dan kutipan romantisnya.

9. The Let Them Theory – Mel Robbins

Buku self-help dan self-control yang membantu pembaca berhenti mengontrol tindakan, perilaku, dan pendapat orang lain. Mengajarkan fokus pada diri sendiri dengan prinsip “let them” (biarkan mereka) agar merasa tenang dan menemukan kedamaian.

10. Sang Alkemis – Paulo Coelho

Novel filosofis karya penulis asal Brasil ini pertama kali terbit pada 1988. Buku tersebut telah menjadi salah satu karya sastra paling terkenal di dunia, terjual lebih dari 150 juta kopi dan diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Mengisahkan perjalanan Santiago, gembala muda Spanyol, mengejar impiannya mencari harta karun di Piramida Mesir.

Di balik rak terlaris itu, pembaca tak hanya bersaing dengan zaman, tetapi juga tradisi mempertahankan literasi. (Mia Eka Pramistya)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Jejak Legenda: Perjalanan Karier Fariz RM, Musisi Multi-Genre yang Karyanya Abadi

Selanjutnya

Rahasia Mati: Jalan Pulang yang Tak Pernah Salah Alamat

TERBARU

Mahasiswa FK UMP Praktik Langsung Pembuatan Jamu Saintifikasi di Laboratorium Herbal

Mahasiswa FK UMP Praktik Langsung Pembuatan Jamu Saintifikasi di Laboratorium Herbal

Senin, 20 April 2026

PG PAUD UMP Hadirkan Dosen Filipina, Mahasiswa Diajak Belajar Pendidikan Inklusi dari Perspektif Global

PG PAUD UMP Hadirkan Dosen Filipina, Mahasiswa Diajak Belajar Pendidikan Inklusi dari Perspektif Global

Senin, 20 April 2026

Mahasiswa Farmasi UMP Raih Young Scientist Award di Ajang Internasional

Mahasiswa Farmasi UMP Raih Young Scientist Award di Ajang Internasional

Senin, 20 April 2026

POPULER BULAN INI

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Selanjutnya
Kita Ramai Bicara, Sedikit Membaca 

Rahasia Mati: Jalan Pulang yang Tak Pernah Salah Alamat

Serat Wedhatama Dibuka dengan “Mingkuri Angkoro”, Pesan Kesadaran yang Relevan di Tengah Konflik Sosial

Serat Wedhatama Dibuka dengan “Mingkuri Angkoro”, Pesan Kesadaran yang Relevan di Tengah Konflik Sosial

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com