PURWOKERTO – Memasuki hari terakhir libur sekolah pada masa Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mencatat lonjakan jumlah penumpang signifikan.
Berdasarkan data yang dirilis pada Minggu (29/3/2026), KAI Daop 5 memberangkatkan 29.438 penumpang dari berbagai stasiun di wilayahnya. Sementara itu, jumlah penumpang yang turun di wilayah Daop 5 tercatat sebanyak 19.733 orang.
Seimbang Antara Datang dan Berangkat
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyebut Stasiun Purwokerto sebagai stasiun utama mengalami aktivitas tertinggi.
“Tercatat 8.290 penumpang berangkat dan 8.971 penumpang datang pada hari yang sama. Arus penumpang di Stasiun Purwokerto terpantau ramai dan relatif seimbang, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan,” ujar As’ad dalam siaran persnya, Minggu (29/3).
Menurutnya, keseimbangan ini mencerminkan kelancaran layanan yang dihadirkan KAI selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Hampir 300 Ribu Tiket Terjual
Secara kumulatif, penjualan tiket selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026, per Minggu sore telah mencapai 299.815 tiket.
Capaian ini dinilai sebagai indikator tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api. “Masyarakat percaya bahwa kereta api aman, nyaman, dan tepat waktu,” imbuhnya.
Teknologi Face Recognition Percepat Boarding
KAI menyebut keberhasilan penyelenggaraan angkutan lebaran tidak lepas dari optimalisasi perjalanan, peningkatan fasilitas stasiun, serta pemanfaatan teknologi.
Salah satu inovasi yang diterapkan adalah Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Purwokerto dan Kutoarjo. Teknologi ini dinilai efektif mempercepat proses boarding pelanggan.
Di akhir masa angkutan, KAI kembali mengimbau pelanggan yang masih akan melakukan perjalanan untuk datang lebih awal ke stasiun, minimal 30 menit sebelum keberangkatan.
“KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan berkesan. Kami bersyukur Angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati momen kebersamaan bersama keluarga dengan perjalanan yang menyenangkan menggunakan kereta api,” tutup As’ad. (Alri Johan)









