PURWOKERTO – Rasa kepedulian terhadap kenyamanan fasilitas umum kembali ditunjukkan oleh Keluarga Besar Bobosan (Ke’BO). Paguyuban yang dikomandoi oleh Della Pribadi, S.E. ini membangun pegangan tangga (handrail) di area pemakaman umum Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, pada Minggu (8/3/2026).
Pembangunan fasilitas ini bertujuan untuk meningkatkan faktor keamanan, terutama bagi peziarah lanjut usia (lansia). Mengingat kontur tanah di area pemakaman yang menanjak dan sering kali licin saat musim hujan, keberadaan handrail menjadi sangat krusial untuk meminimalisir risiko kecelakaan.
“Inisiatif ini muncul dari keprihatinan kami. Banyak warga senior yang kesulitan saat naik-turun tangga untuk berziarah,” ujar Della Pribadi selaku ketua pelaksana kegiatan.
Gotong royong yang dilakukan pada Minggu Wage tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sosial warga. Dengan semangat kebersamaan, pemasangan handrail dilakukan secara swadaya, baik melalui sumbangan tenaga maupun iuran dana sukarela. Material besi yang kokoh dipilih agar fasilitas ini tahan lama terhadap berbagai kondisi cuaca.
“Alhamdulillah, berkat kekompakan seluruh anggota paguyuban, pegangan tangan ini akhirnya bisa terpasang dan langsung bisa dimanfaatkan oleh warga,” tambah Della.
Manfaat Pemasangan Handrail
Keberadaan fasilitas ini diharapkan memberikan dampak signifikan, antara lain:
1. Meningkatkan Keamanan: Mencegah risiko peziaris terpeleset atau jatuh saat melewati tangga curam.
2. Memudahkan Akses Lansia: Memberikan kemudahan bagi warga lansia dan penyandang disabilitas untuk berziarah dengan lebih aman dan nyaman.
3. Mempererat Solidaritas: Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga serta menghidupkan tradisi gotong royong.
Ke depan, paguyuban Ke’BO berencana untuk terus melakukan perawatan berkala terhadap fasilitas umum di area makam tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk bakti kepada leluhur dan menjaga nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan swadaya di Makam Bobosan ini membuktikan bahwa nilai-nilai gotong royong di masyarakat masih sangat kental dan mampu menghadirkan solusi nyata untuk kenyamanan bersama. (Angga Saputra)









