PONTIANAK – Jakarta Bhayangkara Presisi sukses membuka perjalanan di PLN Mobile Proliga 2026 dengan kemenangan telak. Tim berjuluk The Guardians itu menundukkan Medan Falcons Tirta Bhagasasi dengan skor 3-0 (25-22, 25-19, 25-21) dalam laga pembuka sektor putra di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kamis (8/1/2026).
Kemenangan straight-set ini sekaligus mengantarkan Bhayangkara Presisi langsung menduduki puncak klasemen sementara Proliga 2026 sektor putra dengan raihan 3 poin.
Permainan tim asuhan pelatih Jeff Jiang terlihat solid sejak awal. Duet andalan, Rendy Tamamilang dan pemain asing Aimal Khan, berperan sebagai ujung tombak yang efektif, mampu mengatasi pertahanan lawan dan mencetak poin-poin krusial. Koordinasi yang baik antara sektor blok dan pertahanan membuat Medan Falcons kesulitan membangun ritme permainan.
“Kami tampil dengan fokus dan komitmen tim yang tinggi. Ini awal yang bagus, tetapi perjalanan masih panjang,” ujar salah satu pemain kunci Bhayangkara usai pertandingan.
Di sisi lain, Medan Falcons yang mengandalkan Fahry Septian Putratama harus puas menelan kekalahan dan sementara bercokol di dasar klasemen dengan 0 poin, tanpa set yang diraih.
Posisi Sementara Tim Lain
Kemenangan Bhayangkara Presisi membuat mereka unggul sementara dari tiga tim putra lainnya yang baru akan bertanding pada hari-hari berikutnya. Surabaya Samator, Jakarta LavAni, dan Jakarta Garuda Jaya belum mengumpulkan poin karena belum memainkan laga pertama.
Klasemen Sementara Proliga 2026 Sektor Putra:
1. Jakarta Bhayangkara Presisi (1 Main, 1 Menang, 0 Kalah, Rasio Set 3-0, 3 Poin)
2. Surabaya Samator (0 Main, 0 Menang, 0 Kalah, Rasio Set 0-0, 0 Poin)
3. Jakarta LavAni (0 Main, 0 Menang, 0 Kalah, Rasio Set 0-0, 0 Poin)
4. Jakarta Garuda Jaya (0 Main, 0 Menang, 0 Kalah, Rasio Set 0-0, 0 Poin)
5. Medan Falcons Tirta Bhagasasi (1 Main, 0 Menang, 1 Kalah, Rasio Set 0-3, 0 Poin)
Proliga 2026 sektor putra akan kembali menyajikan laga-laga seru di hari berikutnya di Pontianak. Perburuan poin untuk mengejar Bhayangkara Presisi diprediksi akan semakin sengat. (Angga Saputra)









