BANYUMAS – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar advokat di Banyumas. Misteri hilangnya Aris Munadi, pengacara asal Purwokerto yang dicari selama dua pekan, berakhir tragis setelah ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Rabu (10/12/2025) malam.
Usai pemakaman, jajaran DPC Peradi Purwokerto menyampaikan sikap resmi. Ketua DPC Peradi Purwokerto, Happy Sunaryanto, SH MH, melalui Wakil Ketua II Bidang Organisasi dan Tata Laksana, Saleh Darmawan, SH MH, menegaskan bahwa Peradi sejak awal aktif berkoordinasi dengan aparat kepolisian dalam proses pencarian.
“Kami terus berkoordinasi dengan Polresta Banyumas. Pada Kamis, 11 Desember 2025, kami bersama tim pencari fakta menggelar pertemuan dengan Satreskrim Polresta Banyumas dan tim Resmob Polresta Cilacap,” ujar Saleh.
Pertemuan itu menghasilkan sejumlah nama yang perlu didalami. Tak lama kemudian, aparat bergerak cepat. Sekitar pukul 23.00 WIB, Peradi menerima kabar bahwa terduga pelaku telah diamankan.
“Kemudian sekitar pukul 00.30 dini hari kami diberi kabar bahwa Mas Aris Munadi ditemukan di kawasan hutan, dikubur di wilayah Kubangkangkung, dalam keadaan sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Saleh menyebutkan, hingga kini penyebab kematian masih dalam penyelidikan. “Pelaku sementara ini kami mendapat informasi ada empat orang yang sudah diamankan,” katanya.
Ia menegaskan, Peradi menghormati proses penyidikan dan mengapresiasi kerja aparat. “Kami menyerahkan sepenuhnya perkara ini kepada pihak kepolisian agar diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami akan terus mengawal sampai selesai,” tambahnya.
Terkait Perkara yang Ditangani Almarhum
Menjawab pertanyaan wartawan, Saleh menyebut tim pencari fakta telah menyerahkan seluruh informasi terkait perkara yang ditangani Aris Munadi kepada penyidik. “Semua sudah kami sampaikan kepada tim Reskrim Banyumas maupun Cilacap. Untuk detailnya, pihak kepolisian yang berwenang memberikan keterangan,” tutupnya.
Kasus ini masih dalam pengembangan, sementara keluarga besar advokat dan masyarakat menanti kejelasan motif di balik kematian tragis Aris Munadi. (Angga Saputra)









