INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Pengantin Baru di Kebumen Diwajibkan Tanam Bibit Pohon Minimal 2 Batang

Selasa, 16 Maret 2021
Fadlan Mukhtar Zain | Editor Dony Aprian | 15/03/2021, 19:06 WIB

Bupati Kebumen, Jawa Tengah, Arif Sugiyanto meluncurkan program Nandur Wit Nggo Anak Putu (menanam pohon untuk anak cucu) di pendapa rumah dinas bupati, Senin (15/3/2021).

Dalam program tersebut, setiap pengantin baru wajib menanam bibit pohon minimal dua batang.

Selain itu, Suami istri yg baru memiliki momongan juga diwajibkan menanam pohon.

“Khusus untuk pengantin baru dan yang baru memiliki anak wajib menanam pohon. Minimal dua batang pohon yang dapat menahan ketahanan air maupun lingkungan hidup,” kata Arif melalui keterangan resmi, Senin.

Bibit pohon, kata Arif, bisa ditanam di pekarangan sekitar rumah dan di tepi jalan umum.

Gerakan yang masuk dalam program 100 hari bupati ini diharapkan menjadi gerakan masif dan berkelanjutan yang dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Kebumen.

Menurut Arif, pelestarian alam merupakan hal yang penting karena menyangkut masa depan anak cucu dan cicit.

Dengan menanam pohon, sejatinya tengah menanam doa, harapan, dan kerja untuk keberlanjutan hidup generasi yang akan datang.

“Pepohonan yang kini kita nikmati merupakan peninggalan terbaik yang diberikan nenek moyang kita kala itu. Karena itu, merupakan kewajiban generasi sekarang untuk merawat dan meneruskan agar generasi mendatang juga merasakan manfaat yang sama. Termasuk dengan cara menanam pohon,” jelas Arif.

Meski demikian, Arif mengatakan, hasil gerakan menanam pohon memerlukan waktu yang tidak singkat dan memerlukan kesabaran.

“Kami berharap pohon ini tidak hanya sekadar menanam lalu ditinggalkan begitu saja untuk membesar dengan sendirinya. Pohon perlu dibesarkan, dirawat, dijaga dan dicintai agar kelak generasi yang akan datang bisa tumbuh di lingkungan yang sehat, bersih dan segar,” ujar Arif.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Mayat Perempuan Cilacap Diperkirakan Baru Meninggal Selama 3 Jam

Selanjutnya

Viral Anak Dirantai oleh Orang Tua Kandung di Purbalingga, Ini Penjelasan Kapolres

TERBARU

Dispora Jateng Gelar Pelatihan Kue untuk 100 Pemuda, Gratis!

Dispora Jateng Gelar Pelatihan Kue untuk 100 Pemuda, Gratis!

Selasa, 21 April 2026

Keluarga Terdakwa Titipkan Rp140 Juta ke PN Purwokerto, Hakim Tegaskan: Jangan Serahkan ke Saya!

Keluarga Terdakwa Titipkan Rp140 Juta ke PN Purwokerto, Hakim Tegaskan: Jangan Serahkan ke Saya!

Selasa, 21 April 2026

Rayakan Hari Kartini, Pedagang Zona Kuliner Purwasera Purwokerto Kompak Kenakan Busana Tradisional

Rayakan Hari Kartini, Pedagang Zona Kuliner Purwasera Purwokerto Kompak Kenakan Busana Tradisional

Selasa, 21 April 2026

POPULER BULAN INI

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Selanjutnya

Viral Anak Dirantai oleh Orang Tua Kandung di Purbalingga, Ini Penjelasan Kapolres

Tarif PPh final jasa konstruksi bakal turun, ini rinciannya

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com