INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Perbaikan Ditenggat Satu Bulan, Penanganan Pesisir Lengkong dan Kemiren

Sabtu, 23 Oktober 2021

CILACAP – Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Cilacap mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak untuk segera menangani permasalahan tanggul jebol yang terus menyebabkan abrasi semakin parah di Pantai Kemiren Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan dan Pantai Lengkong di Mertasinga Cilacap Utara.

Kepala Dinas PSDA Kabupaten Cilacap, Saeful Hidayat menyampaikan, pihaknya sudah mendesak penanganan darurat terlebih dahulu pada dua titik yang jebol sepanjang kurang lebih 500 meter, yakni di Kemiren dan Lengkong kepada BBWS Serayu Opak.

“Untuk pelaksanaan saya mintanya segera, karena kalau ada ombak datang lagi lebih besar kan kasihan masyarakat. Saya lihat BBWS serius, dan insya Alloh dalam waktu dekat sudah tertangani,” ungkapnya, Jumat (22/10).

Pihaknya akan menunggu sampai dengan Senin (25/10) mendatang soal kepastian penanganan darurat ini.

“Kalau sampai hari Senin (25/10) belum datang, nanti saya koordinasi lagi kapan datangnya,” imbuhnya.

Dia memastikan penanganan darurat ini tidak akan lebih dari satu bulan.

“Tidak sampai satu bulan, karena darurat ya harus segera. Kalau minggu depan (BBWS) belum datang, saya telpun lagi, kapan mau datang,” ujarnya.

Hasil koordinasi dengan BBWS, penanganan darurat penanggulangan abrasi akan menggunakan geobag yang diisi dengan tanah dan dijahit berbentuk bantalan-bantalan untuk menggantikan batuan. geobag ini diyakini lebih kuat jika dibandingkan tanggul sementara jenis lainnya seperti sandbag atau bronjong.

“Nanti menggunakan geobag kemudian diperkuat dengan cerucuk bambu, supaya cepat dan kuat untuk penanganan darurat. Untuk pelaksaan kita menggunakan alat berat, kalau tidak akan lama,” terangnya.

Untuk penanganan permanen sendiri masih dikoordinasikan dengan BBWS, tetapi yang pasti menurut dia perlu kontruksi yang kuat untuk solusi jangka panjang.

“Yang pasti perlu kontruksi yang kuat untuk penanganan permanen,” tandasnya. (nas)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Hilang Tenggelam di Sungai, Pemuda Banjarnegara Ditemukan Tewas

Selanjutnya

Tempat Karaoke Nekat Beroperasi, Satpol PP Purbalingga Bubarkan Pengunjung dan Sita Puluhan Botol Miras

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

MERANCANG UNDANG-UNDANG PEREKONOMIAN NASIONAL

TRAJEKTORI EKONOMI PASAR DAN KRISIS KESEJAHTERAAN

Minggu, 24 Mei 2026

Ketua Fraksi PDI-P Siap Tindaklanjuti Perintah Ketua DPRD Banyumas

Ketua Fraksi PDI-P Siap Tindaklanjuti Perintah Ketua DPRD Banyumas

Minggu, 24 Mei 2026

Bayi Laki-laki Ditemukan di Teras Musala Pekuncen, Diduga Baru Dilahirkan Dua Hari

Bayi Laki-laki Ditemukan di Teras Musala Pekuncen, Diduga Baru Dilahirkan Dua Hari

Minggu, 24 Mei 2026

Selanjutnya

Tempat Karaoke Nekat Beroperasi, Satpol PP Purbalingga Bubarkan Pengunjung dan Sita Puluhan Botol Miras

Hujan Lebat, Longsor Terjadi di Panembangan Cilongok

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com