INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Gropyokan, Petani di Kawunganten Tangkap 1.709 Tikus

Rabu, 29 September 2021

CILACAP – Sedikitnya 1.709 ekor tikus ditangkap saat gropyok tikus yang dilakukan lima belas kelompok tani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani Dadi Makmur di areal persawahan Desa Sarwadadi Kecamatan Kawunganten, Minggu (26/9).

Ketua Gapoktan Dadi Makmur Salim Barkah menyampaikan, gropyok tikus ini dalam rangka memasuki masa tanam (MT) 1 yang berlangsung Oktober-Maret mendatang. Kegiatan ini untuk mengurangi serangan hama pengganggu tanaman berupa hama tikus yang cukup meresahkan para petani. Mengingat jika dibiarkan hama tikus ini akan berpotensi merusak tanaman padi yang dapat berujung gagal panen.

“Jadi ini dalam rangka mempersiapkan lahan petani, di mana yang paling penting adalah membasmi organisme pengganggu tanaman (OPT) diantaranya tikus yang sering menyerang tanaman padi,” ungkap Salim kemarin.

Babinsa Sarwadadi yang ikut dalam kegiatan gropyok tikus, Serka Sodirin menyampaikan, sedikitnya 15 kelompok tani mengikuti kegiatan tersebut dengan menggunakan peralatan sederhana, seperti kompor tikus, tabung gas 3 kg, cangkul, dan peralatan lain yang bisa digunakan untuk menangkap tikus.

Meski menggunakan peralatan tradisional, gropyok tikus ini cukup maksimal dalam membasmi tikus yang saat ini jumlahnya sangat banyak.

“Dari 15 kelompok yang melaksanakan kegiatan, untuk hari ini kurang lebih 1.709 ekor tikus dapat di basmi,” ujar dia.

Kades Sarwadadi Amin Muzaki mengungkapkan, bukan hanya petani yang terlibat pada kegiatan ini, tetapi unsur lain juga ikut membasi hama tikus ini, seperti Babinsa, PPL, Pengurus RT se Sarwadadi, dan Petugas pengamat hama (PPOT) sebagai bentuk soliditas dalam mendukung dunia pertanian.

“Kami berharap dengan adanya gropyok tikus akan mampu membasmi hama tikus sehingga para petani lebih tenang dalam mempersiapkan masa tanam yang akan dimulai bulan Oktober ini,” ungkap Kades. (nas)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Logo Baru Banjarnegara Masih Jadi Perdebatan, Ketua Pansus Tampung Aspirasi

Selanjutnya

Terekam CCTV, Pencuri Gasak Sepeda Motor Hanya Dalam Hitungan Detik di Purwokerto

TERBARU

Orang Tua Santri Korban Kekerasan di Ponpes Diperiksa Polisi, Harap Ada Tanggung Jawab Pelaku

Upaya Mediasi Dugaan Pemerasan Penarikan Mobil di Banyumas Buntu

Sabtu, 11 April 2026

Pemerintah Tegaskan Indonesia Stabil: “Tidak Ada Chaos, Semua Terkendali”

Pemerintah Tegaskan Indonesia Stabil: “Tidak Ada Chaos, Semua Terkendali”

Sabtu, 11 April 2026

Modal Rp5 Juta, Andes Kini Raup Rezeki dari Ribuan Gurame

Modal Rp5 Juta, Andes Kini Raup Rezeki dari Ribuan Gurame

Sabtu, 11 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya

Terekam CCTV, Pencuri Gasak Sepeda Motor Hanya Dalam Hitungan Detik di Purwokerto

Lima Kecamatan di Utara Kebumen Jadi Target Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com