INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • BANYUMAS RAYA
  • LAINNYA
    • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Banyumas Masuk PPKM Level 3, Bupati: Faktor Aglomerasi

Senin, 20 September 2021

Meski masuk PPKM level 3, yang penting fakta di lapangannya kita sudah masuk level 2

PURWOKERTO – Dalam perpanjangan PPKM yang diumumkan Ahad (19/9), pemerintah pusat tetap menetapkan Kabupaten Banyumas berstatus PPKM level 3. Terkait hal ini, Bupati Achmad Husein menyebutkan, hal itu sepertinya lebih disebabkan faktor aglomerasi.

”Dalam penilaian PPKM tersebut, Kabupaten Banyumas tidak berdiri sendiri. Karena kedudukannya sebagai pusat pertumbuhan di wilayah eks Karesidenan Banyumas, maka penetapan status PPKM Kabupaten Banyumas tetap mempertimbangkan daerah sekitarnya,” jelasnya, Senin (20/9).

Kalau secara fair, jelas Husein, wilayah Kabupaten Banyumas jelas sudah masuk wilayah PPKM level 2. Bahkan dia menyebutkan, status PPKM level ini seharusnya sudah berlangsung sejak tiga pekan lalu. ”Berbagai indikator yang digunakan untuk menetapkan status PPKM, selama tiga minggu lalu Banyumas sudah masuk level tiga,” katanya.

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan, jelas Husein, jumlah kasus Covid 19 baru sejak sepekan terakhir sudah jauh di bawah indikator PPKM level 3. Sejak 11 September hingga 18 September 2021, rata-rata temuan kasus baru hanya berkisar 10 kasus hingga 33 kasus per hari. ”Jumlah temuan kasus baru ini, sudah jauh di bawah jumlah temuan kasus pada status PPKM level 3 yang ditetapkan sebanyak 900 sampai 2.699 kasus per minggu,” katanya.

Demikian juga dengan jumlah pasien Covid 19 yang dirawat di rumah sakit. Dia menyebutkan, sepanjang 11 September hingga 18 September, pasien baru yang dirawat bervariasi antara 2 hingga 17 pasien per hari. Total dalam sepekan, ada 74 pasien baru yang dirawat. Jumlah ini juga sudah jauh di bawah kriteria PPKM level 3, yang berkisar 180-539 kasus per pekan.

Termasuk mengenai pasien yang meninggal, Husein menyebutkan, jumlahnya terus mengalami penurunan. Dalam sepekan terakhir, jumlah pasien Covid 19 yang meninggal tercatat sebanyak 25 pasien. Jumlah ini, juga sudah dibawah ketentuan PPKM level 3 yang ditetapkan sebanyak 36-89 kasus kematian per pekan.

Terkait hal ini, Husein hanya menyebutkan yang penting faktanya di lapangan. ”Meski pun Banyumas masih masuk PPKM level 3, yang penting fakta di lapangannya kita sudah masuk level 2,” katanya.

Terkait masalah obyek wisata, Kepala Dinporabudpar Banyumas, Asis Kusumandani, mengatakan seluruh tempat wisata di Banyumas, saat ini sudah dibuka untuk umum. ”Sudah dibuka semua sejak Sabtu kemarin,” jelasnya.

Meski demikian dia menyebutkan, protokol kesehatan yang diterapkan mengacu pada simulasi yang dilakukan. Antara lain, jumlah pengunjung hanya dibatasi 25 persen dari kapasitas obyek wisata.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pemkab Cilacap evaluasi uji coba pembukaan objek wisata

Selanjutnya

Mensos Risma sebut pencairan bansos untuk 5,9 juta KPM mulai akhir September 2021

Selanjutnya

Mensos Risma sebut pencairan bansos untuk 5,9 juta KPM mulai akhir September 2021

IndiHome dan Telkomsel Alami Gangguan Akibat Kabel Laut Kedalaman 20 Meter

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • BANYUMAS RAYA
  • LAINNYA
    • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com