INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Petani Kentang Banjarnegara Mulai Kembangkan Budi Daya Modern

Kamis, 16 September 2021

BANJARNEGARA – Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah menjadi salah satu lokasi pengembangan pertanian modern untuk budi daya kentang dari Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Hal ini ditandai penyerahan Alsitan dari BPP Mektan Kementan kepada kelompok tani di Desa Sumberejo Kecamatan Batur. Diketahui daerah ini merupakan sentra sayur mayur, khususnya kentang.

Kepala BPP Mektan, Agung Prabowo mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan beberapa alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung pertanian kentang di Kabupaten Banjarnegara.

Menurutnya, dengan bantuan alsintan ini maka petani akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar karena produktivitas yang meningkat dan efisiensi biaya serta waktu.

“Penerapan mekanisasi pertanian akan meningkatkan budi daya kentang berbasis modern,” katanya saat berkunjung di Desa Sumberejo Kecamatan Batur, Rabu (15/9/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Plh Bupati Banjarnegara, Syamsudin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas bantuan dari BBP Mektan ini.

Dengan adanya pengembangan budi daya kentang secara modern ini maka pada hilirnya akan terjadi peningkatan ekonomi di tigkat petani

“Komoditas kentang merupakan komoditas yang mendorong perekonomian petani wilayah Banjarnegara bagian atas seperti Kecamatan Batur, Pejawaran, Wanayasa dan Kalibening,” katanya

Syamsudin berharap bimbingan lebih lanjut dari BBP Mektan atau dinas terkait bagi para petani agar bisa semakin meningkatkan kualitasnya dan lebih siap mengembangkan pertanian dengan sistem modern.


“Ini merupakan kesempatan besar bagi para petani untuk belajar. Fasilitas alat modern sudah ada, tinggal bagaimana mengembangkan kemampuan diri agar semakin baik,” ujarnya.

Syamsudin juga menilai, adanya modernisasi pertanian yang ditandai dengan alsintan yang canggih akan menjadi daya tarik bagi generasi milenial untuk terjun di bidang pertanian atau bahkan mau menjadi petani.

“Generasi muda perlu dibangun kecintaanya pada bidang pertanian. Dengan adanya alat pertanian modern diharapkan bisa menarik minat mereka untuk menjadi petani,” tuturnya.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Banjarnegara, Totok Setya Winarna menambahkan, perjanjian kerja sama antara Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara dengan BBP Mektan Kementerian RI terkait pengembangan pertanian modern sudah ditandatangani.

“Di Desa Sumberejo Banjarnegara juga telah dididirikan Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) yang disediakan bagi kelompok tani,” katanya terkait pengembangan pertanian modern. (*)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Bupati Setujui Jalan Kampus Menjadi Jalan Prof Rubijanto Misman

Selanjutnya

Cuaca Purwokerto Hari Ini, Kamis 16 September 2021: Hujan Diperkirakan Turun Sepanjang Siang-Malam

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Kapolresta Banyumas: Kriminalitas Meningkat, Patroli Malam dan Satkamling Diperkuat

Satresnarkoba Polresta Banyumas Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Rawalo, 856 Butir Disita

Rabu, 27 Mei 2026

Hadapi Disrupsi LSM, Yayasan LPPSLH Padukan Sayap Bisnis dan Gerakan Sosial

Hadapi Disrupsi LSM, Yayasan LPPSLH Padukan Sayap Bisnis dan Gerakan Sosial

Rabu, 27 Mei 2026

Jumat 29 Mei Bukan Libur, Pemerintah Tetapkan Status Hari Kejepit Usai Iduladha

Jumat 29 Mei Bukan Libur, Pemerintah Tetapkan Status Hari Kejepit Usai Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026

Selanjutnya

Cuaca Purwokerto Hari Ini, Kamis 16 September 2021: Hujan Diperkirakan Turun Sepanjang Siang-Malam

Perda Tata Ruang Belum Ditetapkan, Pemkab Banyumas Masih Tunggu Pusat

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com