INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Hore! Cilacap Simulasi Buka Objek Wisata, Kemit Forest Education Jadi Percontohan

Sabtu, 4 September 2021

Cilacap – Pemkab Cilacap melaui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) akan melakukan simulasi pembukaan objek wisata pada 6 September 2021 mendatang. Objek wisata yang dipilih yakni Kemit Forest Education, yang terletak di Desa Karanggedang Kecamatan Sidareja.

Kepala Disporapar Cilacap Tri Komara melalui Kabid Promosi dan Ekonomi Kreatif Erni Suharti mengatakan, langkah ini diambil sebagai konsekuensi telah ditetepkannya Cilacap sebagai daerah yang menerapkan PPKM Level 3. Sehingga diperbolehkan untuk melonggarkan kegitan masyarakat, salah satunya di bidang pariwisata.

“Hanya saja baru satu objek wisata yang simulasi, yaitu Kemit Forest. Pertimbangannya karena Kemit Forest merupakan objek wisata yang dinilai paling siap untuk melakukan simulasi,” katanya kepada serayunews.com, Sabtu (4/9/2021).

Selain itu, kata dia, objek wisata lain juga dinilai belum memenuhi syarat jika harus dipaksakan menggelar simulasi. Apalagi pihaknya juga telah bekerjasama dengan Perhutani selaku pemilik lahan dan pengelola Kemit Forest. Ia menjelaskan, nantinya objek wisata lain pun akan melakukan simulasi secara berkala, namun menunggu hasil dari simulasi pertama ini.

“Kita lihat simulasi pertama ini, jika memang berhasil, nantinya pasti yang lain akan menyusul. Namun akan dicek dulu, bahwa sudah memenuhi syarat. Intinya kan penerapan prokes ketat saat masuk objek dan di dalam objek wisata,” jelasnya.

Lebih lanjut Erni menjelaskan, dalam simulasi ini wisatawan yang berkunjung merupakan harus warga lokal, atau warga Kabupaten Cilacap. Sedangkan untuk wisatawan dari luar wilayah, sementara ini belum diperkenankan berkunjung. Pertimbangannya, Pemda tidak ingin mengambil risiko terlalu jauh lantaran saat ini masih diberlakukan PPKM.

“Kemudian kapasitas juga maksimal 25 persen, tidak boleh lebih. Jikapun ada lonjakan nantinya akan bergantian, sebagian pengunjung harus menunggu di luar dulu,” jelasnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tikungan ‘Dudukan’ Semakin Membahayakan, Warga Urug Jalan Pakai Ampas Kayu

Selanjutnya

Rutan Purbalingga Gandeng Kodim Beri Pelatihan Pemeliharaan Senjata Api

TERBARU

MERANCANG UNDANG-UNDANG PEREKONOMIAN NASIONAL

Negara Bicara Angka, Pengangguran Bicara Realita

Jumat, 1 Mei 2026

DI ATAS BENDERA INDONESIA INCORPORATED

Takdir Ketimpangan dari Kebijakan Negara

Jumat, 1 Mei 2026

Dua Orang Tak Dikenal Tertemper KA Parcel Tengah di Rel Bumiayu–Kretek

Dua Orang Tak Dikenal Tertemper KA Parcel Tengah di Rel Bumiayu–Kretek

Jumat, 1 Mei 2026

POPULER BULAN INI

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Dugaan Penganiayaan Mahasiswa Unsoed Berbalut Kasus Kekerasan Seksual, Kampus: Korban Justru Terlapor

Rabu, 22 April 2026

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Jambret Tengah Malam di Purwokerto Barat Bikin Korban Tak Sadarkan Diri, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Selasa, 14 April 2026

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya

Rutan Purbalingga Gandeng Kodim Beri Pelatihan Pemeliharaan Senjata Api

Dukung Vaksinasi di Banyumas, Kemenhub Gelar Vaksinasi Massal di Terminal Bulupitu Purwokerto

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com