INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Sebagian Siswa di Cilacap Sudah Kembali Sekolah Tatap Muka, Begini Penjelasannya

Rabu, 25 Agustus 2021

Cilacap – Sebanyak 24 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 284 Sekolah Dasar di Kabupaten Cilacap kembali melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Hanya saja, siswa yang terlibat dalam uji coba ini jumlanya sangat sedikit. Dalam satu kelas hanya diisi 10 orang siswa saja.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap Sadmoko Danardono melalui Kabid Pendidikan Dasar Kastam mengatakan, uji coba PTM ini telah dimulai sejak Senin (23/8/2021), atau telah berjalan selama tiga hari. Sedangkan evaluasinya dilakukan setiap semingu sekali.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Tiga hari awal belum ada kendala, memang yang ikut sangat sedikit. Hanya 10 orang setiap kelas, jumlah siswanya juga yang menentukan sekolah masing-masing. Hanya saja kami imbau jangan banyak-banyak dulu,” katanya kepada serayunews.com, Rabu (25/8/2021).

Ia menjelaskan, dalam uji coba PTM ini, hanya diikuti oleh satu sekolah SMP di setiap kecamatan dan satu sekolah SD di setiap desa. Dengan menerapkan aturan yang sama seperti uji coba PTM beberapa waktu lalu, seperti penerapan prokes ketat, yang termasuk alur siswa datang hingga keluar kelas. Kemudian siswa juga harus dipastikan dalam kondisi sehat dan selalu berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 kecamatan masing-masing.

“Totalnya ada 308 sekolah yang mengikuti uji coba PTM ini. Kita jalankan seperti aturan uji coba PTM yang lalu, intinya sekolah benar-benar mempersiapkan prokes dan memantu kesehatan siswa,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu sekolah yang mengikuti uji coba PTM yakni SMP Negeri 1 Cilacap melalui Wakil Bidang Kurikulum Wawan Kuswanto mengatakan, pihaknya cukup senang dengan adanya uji coba ini, lantaran dapat sedikit mengobati kerinduan para siswa untuk datang ke sekolah.

“Sebenarnya ini hanya konsultasi belajar, karena tidak ada membahas materi pelajaran. Di tempat kami hanya diikuti oleh 30 orang siswa saja, yang dibagi menjadi tiga shift,” terangnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

[KLARIFIKASI] KPK Tidak Merekrut Koruptor sebagai Penyuluh Antikorupsi

Selanjutnya

Di Banyumas, 32 Guru Meninggal Karena Covid

Eric Erlangga: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447H

TERBARU

Polda Jateng dan Unsoed Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Libatkan Guru Besar untuk Ketahanan Pangan

Polda Jateng dan Unsoed Resmikan Pusat Studi Kepolisian, Libatkan Guru Besar untuk Ketahanan Pangan

Jumat, 6 Maret 2026

Sidang Tambang Tajur: 7 dari 10 Saksi Ngaku Tak Kenal Terdakwa

Sidang Tambang Tajur: 7 dari 10 Saksi Ngaku Tak Kenal Terdakwa

Jumat, 6 Maret 2026

Kampung Ramadhan Z-Corner BAZNAS Banyumas Gelar Lomba Dai dan Fashion Show

Kampung Ramadhan Z-Corner BAZNAS Banyumas Gelar Lomba Dai dan Fashion Show

Kamis, 5 Maret 2026

POPULER BULAN INI

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Angin Puting Beliung Terjang Cilongok, 27 Rumah Rusak

Minggu, 22 Februari 2026

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Di Banyumas, 32 Guru Meninggal Karena Covid

Satgas Masih Dapati Puluhan Warga Tak Bermasker di Sidareja Saat Gelar Operasi Yustisi

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com